Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar elektronik dalam bentuk modul IPA terpadu elektronik berbasis etnosains yang terdiri dari materi zat pengawet, kalor dan suhu serta kandungan zat gizi makanan. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan desian pengembangan menggunakan model 4D tanpa menggunakan tahap disseminate (penyebaran). Penelitian di lakukan di Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Uji coba dilakukan secara terbatas yang memperoleh hasil kelayakan media sebesar 88,18% dengan kriteria penilaian sangat valid dan hasil reliabilitas media memperoleh nilai sebesar 93,27% dengan kriteria sangat reliabel (sangat dapat dipercaya). Berdasarkan hasil yang diperoleh maka kesimpulan pada penelitian yang dilakukan dapat dikatakan modul IPA terpadu elektronik berbasis etnosains layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung di sekolah.
Copyrights © 2026