Aktivitas gerakan ritmis berperan penting dalam mengembangkan koordinasi motorik, kepekaan ritmis, dan kreativitas siswa sekolah dasar. Namun, penerapannya di sekolah masih terbatas oleh pemahaman guru dan variasi model pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan guru PJOK sekolah dasar dalam menerapkan Gerakan Ritmis Anak Indonesia (GIMASIA) sebagai alternatif pembelajaran PJOK yang edukatif dan menyenangkan. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, diskusi, dan praktik langsung selama 3 hari dengan melibatkan 50 guru PJOK anggota KKG Kapanewon Sleman dan Tempel. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman guru dari 62% menjadi 85% atau meningkat sebesar 23%. Selain itu, 90% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat dan 88% guru siap mengimplementasikan GIMASIA dalam pembelajaran PJOK. Kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan pendidikan jasmani melalui penguatan model pembelajaran gerak ritmis berbasis aktivitas serta mendukung implementasi berkelanjutan di sekolah dasar
Copyrights © 2026