Kombinasi kotoran sapi dan jerami padi terbukti efektif sebagai bahan baku pupuk organik karena mampu memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan hasil panen, sekaligus ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan utama, yaitu: petani diharapkan termotivasi untuk memanfaatkan kotoran sapi dan jerami padi sebagai pupuk organik, memajukan pengetahuan dan keahlian petani dalam proses pembuatan pupuk organik, sekaligus mendukung kenaikan produktivitas lahan pertanian. Metode pelaksanaan meliputi tahap identifikasi awal dan persiapan, dilanjutkan dengan penyuluhan, pelatihan, pendampingan, pemantauan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan beberapa dampak positif: ditandai dengan partisipasi aktif mitra dan komitmen melanjutkan produksi pupuk organik berbasis kotoran sapi dan jerami padi (? 93,33%), mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam aspek pupuk organik, meliputi pengertian, manfaat, kelemahan, bahan baku, proses pembuatan, serta teknik aplikasinya dengan capaian ? 68,75%, dan produktivitas lahan pertanian pasca galodo berpotensi meningkat secara berkelanjutan, karena seluruh mitra (100%) berkomitmen mengombinasikan pupuk organik dan anorganik dalam budidaya tanaman.
Copyrights © 2026