Banjir rob merupakan masalah yang sering terjadi di wilayah pesisir, termasuk Kabupaten Mempawah yang memiliki potensi tinggi untuk mengalami banjir rob. Kabupaten Mempawah tercatat sebanyak 49 kali mengalami banjir rob selama tahun 2013-2024. Penelitian ini bertujuan untuk perencanaan dan rekomendasi mitigasi bencana banjir rob di Pesisir Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu overlay dan skoring terhadap parameter kerawanan bencana banjir rob. Adapun parameter yang digunakan meliputi kemiringan lereng, ketinggian lahan, penggunaan lahan, jenis tanah, jarak dari pantai, serta pasang surut air laut. Hasil penelitian menunjukkan potensi banjir rob di Pesisir Kabupaten Mempawah yaitu potensi rendah dengan interval 5-11 memiliki luasan sebesar 2.642,783 ha. Potensi sedang yang berada pada interval 12-17 memiliki luasan sebesar 18.787,175 ha, dan potensi tinggi dengan interval 18-23 mencakup luasan sebesar 21.029,920 ha. Rekomendasi mitigasi bencana mencakup tahap pra-bencana dalam bentuk mitigasi struktural dan non-struktural. Mitigasi saat bencana meliputi evakuasi korban dan distribusi pangan ke posko-posko korban banjir rob. Sedangkan mitigasi pasca-bencana berupa pembersihan tempat tinggal dan lingkungan.
Copyrights © 2026