Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya tinggi di masyarakat, namun sering luput dikenali pada tahap dini. Kondisi ini berpotensi menyebabkan komplikasi serius jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak awal. Masyarakat pesisir, termasuk Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan kesehatan rutin sehingga upaya deteksi dini menjadi sangat penting. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan diabetes melalui pemeriksaan gula darah dan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), pengisian kuesioner terkait identitas dan riwayat kesehatan, serta edukasi langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebanyak 32 peserta berusia 22–70 tahun mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah normal, namun terdapat beberapa dengan kadar tinggi dan rendah yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Edukasi yang diberikan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi kesehatannya serta pentingnya pola makan dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan gula darah rutin sebagai langkah pencegahan diabetes dan mendukung SDG 3.
Copyrights © 2026