Pariwisata pantai merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan daya saing destinasi, namun keberlanjutannya sangat bergantung pada kemampuan destinasi dalam mendorong niat kunjungan ulang wisatawan (revisit intention). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh attractiveness, tourist happiness, dan past experience terhadap revisit intention wisatawan Pantai Kuta Lombok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research dan teknik analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 200 responden yang pernah berkunjung ke Pantai Kuta Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention, dengan tourist happiness sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling dominan (β = 0,38; p 0,001), diikuti oleh attractiveness (β = 0,31; p 0,001) dan past experience (β = 0,29; p 0,001). Nilai R² sebesar 0,67 mengindikasikan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan loyalitas wisatawan pada destinasi pantai tidak hanya ditentukan oleh daya tarik fisik, tetapi juga oleh pengalaman emosional dan memori jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi literatur pariwisata pantai serta implikasi praktis bagi pengelola destinasi dalam merancang strategi pemasaran berbasis pengalaman dan kebahagiaan wisatawan untuk meningkatkan kunjungan ulang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026