Tape yang terkenal di Kabupaten Banjar berada di Kecamatan Gambut dan biasa disebut tapai Gambut. Tape Gambut yang dihasilkannya terkenal dengan ciri khasnya yaitu manis, empuk dan kering (tidak berair). Tape merupakan makanan tradisional Indonesia yang perlu dipertahankan sebagai kekayaan budaya kuliner. Metode dalam pengabdian ini mencakup tahapan sosialisasi, pelatihan, sera pendampingan manajemen usaha untuk meningkatkan penjualan tape gambut. Sosialisasi dilakukan dengan mengumpulkan para pengrajin tape gambut untuk merencanakan kegiatan pelatihan. Pelatihan diberikan dalam bentuk pemberian materi terkait manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen produksi dan manajemen sumber daya manusia. Setelah selesai pelatihan dilakukan pendampingan untuk mendampingi pengrajin dalam menerapkan materi yang mereka peroleh selama pelatihan. Hasil dari kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen usaha ini adalah meningkatnya pemahaman dan keterampilan peserta yaitu ibu-ibu rumah tangga yang mengolah dan memasarkan tape gambut dalam pengelolaan usaha, yang mencakup berbagai aspek seperti pemahaman tentang strategi pemasaran, perbaikan teknik produksi, pengelolaan sumber daya manusia, penyusunan pembukuan sederhana sehingga usaha tape gambut akan meningkat dan lebih berkembang. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini membekali para pengrajian tape gambut kemampuan praktis agar mereka dapat mengelola usaha secara lebih efektif, meningkatkan kualitas produk dan mengoptimalkan peluang bisnis, sehingga berkontribusi pada perluasan pasar dan peningkatan penjualan.
Copyrights © 2025