Permasalahan stunting di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, disebabkan oleh rendahnya literasi gizi dan tingginya konsumsi makanan ringan tidak bergizi, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi lokal daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan pangan bergizi. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Tahap penyuluhan memberikan edukasi tentang pentingnya nutrisi seimbang dan manfaat daun kelor. Pada tahap pelatihan, peserta diajarkan cara mengolah daun kelor menjadi produk cookies sehat “Mori Bites Cookies”. Tahap pendampingan dilakukan untuk memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi masyarakat dari 82% menjadi 88% serta kemampuan memproduksi camilan bergizi secara mandiri. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pencegahan stunting, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui inovasi pangan berbasis sumber daya lokal. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan pentingnya edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan anak.
Copyrights © 2026