Globalisasi merupakan fenomena multidimensional yang membawa perubahan fundamental dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam, pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional menghadapi dinamika transformasi yang menuntut kemampuan adaptasi tanpa kehilangan identitas keislamannya. Artikel ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan globalisasi terhadap pengembangan sistem pendidikan pesantren serta relevansinya dalam membentuk sumber daya manusia unggul di era abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis kritis terhadap literatur globalisasi dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi membuka peluang modernisasi kurikulum, integrasi teknologi pendidikan, serta penguatan kompetensi global santri. Namun demikian, globalisasi juga menghadirkan tantangan berupa krisis nilai, disrupsi budaya, serta tuntutan profesionalisasi lembaga pendidikan. Oleh karena itu, pesantren perlu melakukan transformasi pedagogis berbasis nilai keislaman, literasi digital, dan pendidikan karakter agar tetap relevan dalam sistem pendidikan global.
Copyrights © 2026