Idawati , Khoirotul
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Agama Islam di Abad ke-21: Integrasi Teknologi, Literasi Digital, dan Penguatan Karakter Fitriyah, Ainul; Cahyaning Devikawati , Elik; Nur Fauziyah , Yuyun; Rojikin, Mad; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1517

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan signifikan di abad ke-21 seiring berkembangnya revolusi digital, Revolusi Industri 4.0, dan Era Society 5.0 yang menuntut transformasi mendasar dalam pendekatan pedagogis dan kurikuler. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi Pendidikan Agama Islam kontemporer dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu integrasi teknologi pembelajaran, pengembangan literasi digital, dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 182 publikasi akademik periode 2015–2025 yang bersumber dari database internasional dan nasional, dengan analisis tematik terhadap strategi implementasi, model pedagogis, serta tantangan transformasi PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi PAI mampu meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas pembelajaran, serta literasi keagamaan peserta didik pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Model pembelajaran yang efektif mengombinasikan blended learning, konten digital buatan guru, dan kurikulum berbasis karakter. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan risiko disinformasi konten keagamaan. Transformasi PAI yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan teknologi, literasi digital kritis, pendidikan karakter berbasis moderasi beragama, serta pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Transformasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Deep Learning Arifin, Firman; Rafi Mutaqin, Nizar; Bukhori , Muslim; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1518

Abstract

Perubahan adalah transformasi pendidikan pada abad ke-21 menuntut mengubah paradigma pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan deep learning atau lebih dikenal sebagai pembelajaran mendalam menjadi salah satu strategi penting untuk menjawab tantangan rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi, penguatan karakter, serta relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji transformasi peran guru PAI dalam mengimplementasikan deep learning melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis dokumen kebijakan, modul Pembelajaran Mendalam Kementerian Pendidikan, serta hasil penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi guru PAI mencakup perubahan peran dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran, integrator teknologi, dan teladan nilai-nilai Islam. Implementasi deep learning dalam PAI mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperdalam pemahaman keislaman, serta memperkuat karakter berbasis nilai iman dan takwa.
Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan KH. Hasyim Asy’ari dalam Membangun Harmoni Agama dan Negara di Era Post-Truth Arifin, Firman; Bukhori , Muslim; Rafi Mutaqin, Nizar; Hosna, Rofiatul; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1519

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi nilai-nilai pendidikan KH. Hasyim Asy’ari dalam konteks pembangunan harmoni agama dan negara di era post-truth. Era post-truth ditandai oleh menguatnya emosi dan opini subjektif dalam pembentukan persepsi publik yang sering kali menggeser otoritas fakta. Kondisi ini berimplikasi pada meningkatnya polarisasi sosial-keagamaan dan ketegangan antara identitas religius dan identitas kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis deskriptif-analitis dan hermeneutik kritis terhadap karya-karya KH. Hasyim Asy’ari, terutama Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan KH. Hasyim Asy’ari—meliputi integrasi akhlak dan ilmu, etika relasi guru-murid, keseimbangan spiritual-intelektual, serta orientasi kemaslahatan—memiliki relevansi strategis dalam membangun harmoni agama dan negara. Transformasi nilai tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan pendidikan karakter berbasis adab, literasi informasi, dan internalisasi moderasi beragama. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam yang berakar pada tradisi pesantren, sebagaimana dirumuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari, dapat menjadi fondasi epistemik dan etik dalam merespons disrupsi kebenaran di era post-truth.
Globalisasi: Peluang dan Tantangan bagi Pesantren dalam Transformasi Pendidikan Islam Nur Fauziyah, Yuyun; Fitriyah, Ainul; Cahyaning Devikawati , Elik; Hosna, Rofiatul; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1520

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena multidimensional yang membawa perubahan fundamental dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam, pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional menghadapi dinamika transformasi yang menuntut kemampuan adaptasi tanpa kehilangan identitas keislamannya. Artikel ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan globalisasi terhadap pengembangan sistem pendidikan pesantren serta relevansinya dalam membentuk sumber daya manusia unggul di era abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis kritis terhadap literatur globalisasi dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi membuka peluang modernisasi kurikulum, integrasi teknologi pendidikan, serta penguatan kompetensi global santri. Namun demikian, globalisasi juga menghadirkan tantangan berupa krisis nilai, disrupsi budaya, serta tuntutan profesionalisasi lembaga pendidikan. Oleh karena itu, pesantren perlu melakukan transformasi pedagogis berbasis nilai keislaman, literasi digital, dan pendidikan karakter agar tetap relevan dalam sistem pendidikan global.