Masyarakat Indonesia menghadapi tantangan ganda dalam era transformasi digital, yakni kesenjangan akses pendidikan berkualitas dan degradasi kognitif akibat fenomena brain rot yang dipicu konsumsi konten digital berkualitas rendah secara berlebihan. Merespons kondisi tersebut, program Proyek Berbasis Masyarakat Universitas (PBMU) Universitas Siber Muhammadiyah merancang model edukasi interdisipliner berbasis webinar dan platform Massive Open Online Course (MOOC) sebagai solusi pemberdayaan yang inklusif dan melampaui batasan geografis maupun ekonomi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen terhadap empat program PBMU yang dilaksanakan pada September 2025 hingga Januari 2026, dengan total peserta mencakup pengelola BUMDes, pelaku UMKM, mahasiswa, dan ibu rumah tangga dari berbagai wilayah Indonesia. Data dikumpulkan melalui dokumentasi proposal, laporan pelaksanaan, hasil pre-test dan post-test, serta evaluasi kepuasan peserta. Hasil kajian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dengan nilai terendah naik dari 30 menjadi rentang 60–100, tingkat kepuasan mencapai 82–89,4%, dan completion rate platform MOOC 4u.mooc.or.id sebesar 80%, jauh melampaui rata-rata global sebesar 5–15%. Kolaborasi enam disiplin ilmu terbukti menghasilkan pemahaman holistik terhadap permasalahan kompleks masyarakat sekaligus membangun self-efficacy peserta untuk berinisiatif secara ekonomi.
Copyrights © 2026