Jagung hibrida merupakan tanaman pangan penting di samping komoditas pokok lainnya seperti beras, singkong, ubi jalar, talas, dan sagu. Namun, fluktuasi produksi jagung hibrida menyebabkan ketidakstabilan pendapatan petani, yang juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan pendapatan pertanian jagung hibrida dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan di Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, menggunakan metode penelitian survei. Sampel responden sebanyak 30 petani jagung hibrida dipilih secara acak. Pendapatan petani dihitung menggunakan analisis pendapatan standar sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhinya dianalisis menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata yang diperoleh petani dari pertanian jagung hibrida adalah Rp 10.078.628,04 per musim tanam. Pendapatan pertanian jagung hibrida dipengaruhi secara signifikan oleh biaya produksi, volume produksi, dan harga jual.
Copyrights © 2026