This community service activity was motivated by the problem of marine waste that has an impact on the ecosystem and quality of tourism at Cemara Beach and Pemedas Beach, Samboja, East Kalimantan. To overcome this, a collaborative approach was applied by involving three strategic groups: tourism managers, the community/visitors, and students. The methods used consisted of capacity building for the community and managers, as well as service learning for students. During the two-day implementation, socialization, beach clean-up actions, marine monitoring, and waste sorting were carried out. This activity has collected 160 kg of waste, increased environmental literacy, and encouraged behavioral change. Students gained contextual experience in oceanographic monitoring and waste identification. The implications of this activity include plans to establish a fostered beach as a center for sustainable capacity development that supports environmental conservation and community welfare. The results show that multi-actor collaboration is able to create significant social and ecological impacts in coastal areas. === Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sampah laut yang berdampak pada ekosistem dan kualitas wisata di Pantai Cemara dan Pantai Pemedas, Samboja, Kalimantan Timur. Untuk mengatasi hal ini, pendekatan kolaboratif diterapkan dengan melibatkan tiga kelompok strategis: pengelola wisata, masyarakat/pengunjung, dan mahasiswa. Metode yang digunakan terdiri dari capacity building bagi masyarakat dan pengelola, serta service learning untuk mahasiswa. Selama pelaksanaan dua hari dilakukan sosialisasi, aksi bersih pantai, pemantauan laut, dan pemilahan sampah. Kegiatan ini telah mengumpulkan 160 kg sampah, meningkatkan literasi lingkungan, dan mendorong perubahan perilaku. Mahasiswa memperoleh pengalaman kontekstual dalam pemantauan oseanografi dan identifikasi sampah. Implikasi dari kegiatan ini mencakup rencana pembentukan pantai binaan sebagai pusat pengembangan kapasitas berkelanjutan yang mendukung konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa kolaborasi multiaktor mampu menciptakan dampak sosial dan ekologis yang signifikan di kawasan pesisir.
Copyrights © 2026