Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan X-pattern multi skill dan 20 yards square berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pemain sepak bola, sedangkan perbedaan efektivitas keduanya tidak signifikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dua bentuk latihan perubahan arah terhadap kelincahan pemain Persibanis FC Sumbawa Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan desain eksperimen dua kelompok pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 20 pemain dan dibagi menjadi dua kelompok; kelompok pertama memperoleh latihan X-pattern multi skill, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan 20 yards square selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen pengukuran kelincahan menggunakan tes Boomerang run, dengan indikator utama berupa waktu tempuh dalam satuan detik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t berpasangan, persentase peningkatan, dan perbandingan peningkatan antarkelompok. Hasil menunjukkan bahwa kelompok X-pattern multi skill mengalami penurunan rerata waktu dari 12,96 detik menjadi 12,25 detik dengan peningkatan sekitar 5,55%, sedangkan kelompok 20 yards square menurun dari 12,96 detik menjadi 12,43 detik dengan peningkatan sekitar 4,08%. Kedua latihan menunjukkan pengaruh positif terhadap kelincahan karena waktu tempuh post-test lebih cepat dibandingkan pre-test. Namun, perbedaan peningkatan antarkelompok relatif kecil sehingga kedua model dapat diposisikan sebagai variasi latihan kelincahan yang saling melengkapi. Temuan ini menegaskan bahwa latihan perubahan arah yang sistematis, progresif, dan spesifik terhadap pola gerak sepak bola dapat menjadi alternatif praktis untuk meningkatkan kemampuan akselerasi, deselerasi, transisi arah, dan kontrol tubuh pemain. Kata kunci: agility; football; X-pattern multi skill; 20 yards square; Boomerang run.
Copyrights © 2023