Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect Of Spinning Shooting Training Model Management On Shooting Ability In Soccer Nurtajudin, Nurtajudin
Journal Management of Sport Vol 3 No 2 (2025): Journal Management of Sport
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jmos.v3i2.3994

Abstract

Shooting accuracy plays a crucial role in determining the success of soccer teams during competitive matches. This study aimed to examine the effect of the Spinning Shooting Training Model on the shooting ability of soccer players. A quantitative experimental method was applied using a one-group pretest-posttest design. The study involved 20 male players selected through total sampling. Data were collected through the Bobby Charlton Shooting Test and a validated target shooting test. The training intervention was conducted over 12 sessions in 3 weeks, focusing on dynamic shooting techniques involving body rotation to improve both power and accuracy. Pretest and posttest scores were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test via SPSS. The results showed a significant increase in shooting performance after the training intervention, with a p-value of 0.000 (p < 0.05) and a Z-score of -3.739. This indicates a statistically significant difference between pretest and posttest scores, affirming the positive impact of the spinning shooting training model. These findings support prior research on targeted technical training in soccer and provide practical insights for coaches aiming to improve players' shooting skills through structured and dynamic methods. The study contributes to the ongoing development of evidence-based training strategies in soccer.
Supervisi Pelaksanaan KKN yang Berorientasi pada Pemberdayaan Masyarakat Nurtajudin, Nurtajudin; Nazalus Syobri; Jamaludin, Jamaludin; Nurdin, Nurdin
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 4 (2025): November
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i4.884

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan langsung mahasiswa di desa. Keberhasilan program KKN sangat dipengaruhi oleh kualitas supervisi dan monitoring yang dilakukan oleh dosen pembimbing lapangan untuk memastikan keterlaksanaan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tujuan pembelajaran mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan supervisi dan monitoring mahasiswa KKN di Desa Praya Timur guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja, kedisiplinan mahasiswa, serta dampak kegiatan bagi masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah pendampingan lapangan melalui observasi, wawancara, dan evaluasi program kerja mahasiswa KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa supervisi dan monitoring yang dilakukan secara berkala mampu meningkatkan keterlaksanaan program KKN, memperbaiki koordinasi antara mahasiswa dan pemerintah desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan KKN. Disimpulkan bahwa supervisi dan monitoring merupakan komponen penting dalam menjamin mutu pelaksanaan KKN dan keberlanjutan program pengabdian di desa.
Profil Kemampuan Lay Up Shoot Peserta Ekstrakurikuler Bola Basket Putri Tingkat Sekolah Menengah Pertama Nazalus Syobri; Nurtajudin, Nurtajudin
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v4i1.883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan lay up shoot pada peserta ekstrakurikuler bola basket putri di SMP Negeri 1 Masbagik Lombok Timur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah seluruh peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 1 Masbagik yang berjumlah 30 siswi. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan lay up shoot. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase dan pengkategorian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan lay up shoot peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 1 Masbagik secara umum berada pada kategori sedang, dengan sebagian siswa berada pada kategori baik dan sebagian lainnya pada kategori kurang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan teknik dasar lay up shoot masih perlu ditingkatkan melalui program latihan yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dan pelatih dalam pembinaan ekstrakurikuler bola basket di tingkat sekolah menengah pertama.
Pengaruh Latihan X-Pattern Multi Skill dan 20 Yards Square terhadap Kelincahan Pemain Sepak Bola Susanto, Edi; Nurtajudin, Nurtajudin; Supriadin, Supriadin
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20501

Abstract

Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan X-pattern multi skill dan 20 yards square berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pemain sepak bola, sedangkan perbedaan efektivitas keduanya tidak signifikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dua bentuk latihan perubahan arah terhadap kelincahan pemain Persibanis FC Sumbawa Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan desain eksperimen dua kelompok pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 20 pemain dan dibagi menjadi dua kelompok; kelompok pertama memperoleh latihan X-pattern multi skill, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan 20 yards square selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen pengukuran kelincahan menggunakan tes Boomerang run, dengan indikator utama berupa waktu tempuh dalam satuan detik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t berpasangan, persentase peningkatan, dan perbandingan peningkatan antarkelompok. Hasil menunjukkan bahwa kelompok X-pattern multi skill mengalami penurunan rerata waktu dari 12,96 detik menjadi 12,25 detik dengan peningkatan sekitar 5,55%, sedangkan kelompok 20 yards square menurun dari 12,96 detik menjadi 12,43 detik dengan peningkatan sekitar 4,08%. Kedua latihan menunjukkan pengaruh positif terhadap kelincahan karena waktu tempuh post-test lebih cepat dibandingkan pre-test. Namun, perbedaan peningkatan antarkelompok relatif kecil sehingga kedua model dapat diposisikan sebagai variasi latihan kelincahan yang saling melengkapi. Temuan ini menegaskan bahwa latihan perubahan arah yang sistematis, progresif, dan spesifik terhadap pola gerak sepak bola dapat menjadi alternatif praktis untuk meningkatkan kemampuan akselerasi, deselerasi, transisi arah, dan kontrol tubuh pemain. Kata kunci: agility; football; X-pattern multi skill; 20 yards square; Boomerang run.