Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manajemen kurikulum dalam mewujudkan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di SMP IT Tunas Insan Cendikia Lampung Selatan, sebuah lembaga pendidikan Islam yang menerapkan Kurikulum Merdeka yang terintegrasi dengan kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Integrasi kedua kurikulum tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pengembangan potensi intelektual sekaligus membentuk karakter Islami yang berlandaskan nilai moral dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum dilaksanakan secara sistemik, integratif, dan berkelanjutan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang berorientasi pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan akhlakul karimah. Perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan serta mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam tujuan dan perangkat pembelajaran dengan memperhatikan keberagaman potensi peserta didik. Pengorganisasian dilaksanakan secara kolaboratif melalui struktur yang jelas, pembagian tugas yang proporsional, dan koordinasi berkelanjutan. Pelaksanaan kurikulum diwujudkan melalui pembelajaran yang konsisten dan terintegrasi, metode yang variatif, keteladanan guru, serta program pembiasaan keagamaan. Evaluasi dilakukan secara sistematis dan menyeluruh mencakup proses pembelajaran, hasil akademik, dan perkembangan akhlakul karimah peserta didik, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar refleksi dan perbaikan kurikulum secara berkelanjutan.Kata Kunci: Manajemen kurikulum, Kecerdasan, Akhlaqul karimah.
Copyrights © 2026