Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis literatur mengenai strategi penguatan literasi digital dalam pembelajaran tematik di Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui integrasi nilai-nilai Islam. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 19 artikel dari rentang waktu 2015-2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar, penelitian ini menemukan bahwa literasi digital di MI tidak sekadar kecakapan teknis, melainkan mencakup dimensi kognitif, sosial, dan etis. Strategi yang terbukti efektif meliputi penggunaan bahan ajar tematik digital, model Project-Based Learning, serta peran aktif guru sebagai fasilitator dan teladan. Temuan utama menegaskan bahwa nilai-nilai Islam seperti tabayyun (klarifikasi), qaulan sadida (komunikasi santun), dan hifdzul waqt (manajemen waktu) berfungsi sebagai self-defense mechanism yang krusial bagi siswa di ruang digital. Tantangan utama berupa kesenjangan infrastruktur dan kompetensi pendidik dapat diatasi melalui sinergi kebijakan, pemanfaatan Open Educational Resources (OER) Islami, dan kolaborasi madrasah-keluarga. Kesimpulannya, literasi digital berbasis nilai Islam mampu membentuk generasi yang cakap teknologi sekaligus berakhlak mulia.
Copyrights © 2026