WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi sebagai standar emas dalam pemberian makanan bayi dan anak. ASI menyediakan nutrisi yang dibutuhkan bayi baru lahir. Pemberian ASI saja telah mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi sejak lahir hingga enam bulan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif, serta meningkatkan efikasi diri menyusui dan kesiapan dalam menghadapi proses menyusui. Program ini dilaksanakan melalui edukasi, demonstrasi, pendampingan menyusui, dan monitoring. Program ini diikuti oleh 11 ibu hamil trimester III, sebagian diantaranya berpendidikan SMA dan seluruhnya merupakan ibu rumah tangga. Pemberian edukasi tentang pentingnya ASI untuk mencapai ASI eksklusif terbukti meningkatkan pengetahuan ibu, yang ditunjukkan oleh peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 2,28 poin, dari 13,36 sebelum edukasi menjadi 15,64 setelah edukasi. Diukur juga efikasi diri menyusui dan diperoleh skor rata-rata 42 dari total skor 56. Efikasi diri menyusui menunjukkan variasi skor sebesar 3,033, dengan skor terendah 38 dan skor tertinggi 48. Hasil pendampingan dan evaluasi menyusui menunjukkan bahwa ibu dapat menyusui dengan baik dan hanya memberikan ASI pada bayinya. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan cakupan ASI eksklusif.
Copyrights © 2026