Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE, ATTITUDES AND MOTIVATION OF PREGNANT WOMEN IN DOING PRENATAL YOGA AT WIRADESA HEALTH CENTER susiatmi, sandi ari
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i1.1218

Abstract

The study titled "The Relationship Between Knowledge, Attitudes, and Motivation of Pregnant Women in Practicing Prenatal Yoga at Wiradesa Health Center" aims to explore how knowledge relates to attitudes and motivation in pregnant women regarding prenatal yoga. It used random sampling with 100 pregnant women who practiced prenatal yoga for 6 months. The data were analyzed using both descriptive and inferential statistics. Findings reveal that most pregnant women have a solid understanding and positive attitudes towards prenatal yoga. Additionally, there is a significant link between knowledge and motivation, with most women showing both good knowledge and high motivation. The study concludes that a pregnant woman’s knowledge about prenatal yoga impacts her attitudes and motivation to practice it.
Impact of High-Calorie, High-Protein Nutrition Education on Mothers’ Knowledge and Attitudes. Hasna, Khansa Mutiara; Susiatmi, Sandi Ari
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i1.1217

Abstract

Stunting is defined as a short or very short body condition based on the index of Body Length by Age or Height by Age with a threshold (zscore) between -3 SD to -2 SD. The purpose of this study was to determine the effect of high calorie, high protein nutrition education on knowledge and attitudes in providing food to mothers who have stunted toddlers aged 24-59 months. This study used a pre-experimental design with a one group pre-test post-test design. The pre-experimental design includes one group and involves measurement before and after the intervention. The results of data analysis using paired t test to assess the knowledge and attitude of mothers in providing food to toddlers showed a significance value of p 0.000 (p < 0.05). This shows that nutrition education has a significant effect on increasing the knowledge and attitudes of mothers in providing food to toddlers. There is an influence on knowledge and attitude after being given education with statistical test results ρ = 0.000.Keywords: Stunting, Education, Knowledge, Attitude
Model Pendampingan Posyandu Remaja PASHMINA (Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah) oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah Khuzaiyah, Siti; Susiatmi, Sandi Ari; Muthoharoh, Ainun; Widiyastuti, Windha
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.7656

Abstract

Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (PASHMINA) adalah salah saJu program Nasyiatul Aisyiyah yang menargetkan kelompok remaja sebagai sasarannya. Dalam rangka meningkatkan jumlah layanan PASHMINA di Indonesia, diperlukan adanya pendampingan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan/atau Aisyiyah (PTM/A). Salah satu Pimpinan Daerah  Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) yang semangat menyelenggarakan PASHMINA namun belum dilaksanakan secara optimal adalah PDNA Kab. Pekalongan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendampingi 11 Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah, khususnya di Kabupaten Pekalongan agar dapat menyelenggarakan kegiatan PASHMINA secara mandiri dan berkelanjutan. Metode yang dilakukan adalah dengan pemberian pelatihan kepada kader dan motivator, pendampingan praktik pemberian layanan PASHMINA, evaluasi pasca layanan, pemberian pinjaman alat PASHMINA, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa sebanyak 8 (73%) Cabang Nasyiatul Aisyiyah di Kab. Pekalongan dapat melaksanakan kegiatan PASHMINA secara mandiri. Selain itu, pengetahuan kader dan motivator PASHMINA di Kab Pekalongan tentang kesehatan reproduksi remaja, psikologi remaja, dan tentang PASHMINA menunjukkan juga cukup dan baik. Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat dilakukan oleh seluruh PTM/A di Indonesia kepada Pimpinan Nasyiatul Aisyiyah di daerahnya, sehingga akan semakin banyak pusat layanan PASHMINA yang diselenggarakan oleh Pimpinan Nasyiatul Aisyiyah di Indonesia. Semakin banyak layanan PASHMINA, maka akan semakin banyak remaja yang mendapatkan layanan kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas remaja di Indonesia.
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN RESAPAN AIR DAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK Pratiwi, Widya Wurry; Pamungkas, Andika Tri Prasetya; Susiatmi, Sandi Ari; Kholidah, Nur
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34384

Abstract

ABSTRAK                                                                            Pendahuluan: Pesatnya pertumbuhan penduduk di Desa Sastrodirjan menimbulkan berbagai masalah lingkungan, terutama meningkatnya volume sampah, dan berkurangnya lahan resapan air yang berpotensi memicu kekeringan. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini Bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan warga dalam menghadapi isu perubahan iklim melalui sosialisasi Program Kampung Iklim ( Proklim ) serta praktik pembuatan biopori. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pemaparan materi, diskusi, dan demontrasi langsung yang melibatkan Dinas Perkim LH kabupaten Pekalongan bersama perangkat desa, kelompok Wanita Tani, PKK, kader kesehatan, dan masyarakat setempat. Hasil: Hasil menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pengolahan sampah organik, dan anorganik, pengurangan emisi gas rumah kaca, serta penerapan biopori sebagai teknologi sederhana untuk resapan air sekaligus untuk media pengolahan sampah organik menjadi kompos. Partisipasi dan antusiasme warga dalam setiap tahapan kegiatan menunjukan potensi besar untuk menjaga keberlanjutan program. Kata kunci: pengabdian masyarakat; Proklim; biopori; pengolahan sampah ABSTRACTIntroduction: The rapid population growth in Sastrodirjan Village has created various environmental challenges, particularly the increasing volume of waste and the reduction of water catchment areas that may trigger drought. Objective: This community service program aimed to strengthen residents’ knowledge and skills in addressing climate change issues through the socialization of the Climate Village Program (Proklim) and the practical implementation of biopore infiltration holes. Method: The activities were conducted through material presentations, discussions, and direct demonstrations involving the Pekalongan District Environmental and Housing Agency (Dinas Perkim LH), village officials, the Women Farmers Group, PKK, health cadres, and local residents. Result: The outcomes indicated an improvement in community knowledge related to organic and inorganic waste management, reduction of greenhouse gas emissions, and the application of biopores as a simple technology for water infiltration as well as for processing organic waste into compost. The active participation and enthusiasm of residents in each stage of the activities highlight the strong potential to ensure the program’s sustainability. Keywords: community service; Proklim; biopore; waste management
Optimalkan Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Pelatihan Peer Educator Kesehatan Reproduksi Remaja pada Organisasi Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Pekalongan: Optimizing Adolescent Reproductive Health Through Peer Educator Formation Training at the Nasyiatul Aisyiyah Organization, Pekalongan Regency Fitriyani, Fitriyani; Susiatmi, Sandi Ari; Risdiani, Risdiani
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.8375

Abstract

The problem of reproductive health in adolescents is a complex problem that requires intensive and coordinated handling across programs, sectors, and disciplines that pay attention to local socio-culture. Nasyiatul Aisyiyah (NA) is one of the youth organizations to become a change in the Pekalongan Regency, such as increasing knowledge about adolescent reproductive health, especially preconception premarital preparation. NA adolescent cadres have a big role in helping to increase adolescent knowledge about reproductive health The purpose of this community service is to assist partners in efforts to increase adolescent knowledge about adolescent reproductive health through the training of NA cadres Pekalongan Regency Branch. The method of implementing peer educator formation training for NA cadres is through the introduction of material on adolescent reproductive health peer educators, screening of adolescent nutritional status and premarital adolescent nutrition education, and strengthening adolescent reproductive health in the context of Al Islam. The result of this activity is an increase in partner knowledge about the role of adolescent reproductive health peer educators and the formation of peer educators in skilled NA branch representatives in the Pekalongan Regency. The importance of role of peer educators in adolescent reproductive health in the community is expected to prevent various adolescent reproductive health problems.
HUBUNGAN PELAKSANAAN PERILAKU SEHAT DENGAN STATUS GIZI SEBAGAI UPAYA DETEKSI MASALAH GIZI PADA ANAK USIA DINI Zuhana, Nina; Fitriyani, F; Susiatmi, Sandi Ari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuh kembangnya anak usia dini tergantung dari tiga pilar layanan, yaitu asupan gizi, layanan kesehatan dan stimulasi psikososial. Asupan zat gizi makanan pada seseorang dapat menentukan tercapainya tingkat kesehatan atau sering disebut dengan status gizi permasalahan gizi di Indonesia selain kurangnya asupan gizi, baik buruknya sanitasi lingkungan juga berpengaruh terhadap status gizi kurang pada balita. Anak yang menerapkan perilaku hidup sehat dan mendapatkan asupan gizi yang seimbang, maka rata-rata mempunyai status gizi yang baik. Pencegahan terjadinya status gizi buruk maupun gizi lebih pada usia anak sekolah dengan menerapkan perilaku hidup sehat dalam keseharian anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah ada Hubungan Pelaksanaan Perilaku Sehat Dengan Status Gizi Sebagai Upaya Deteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini. Penelitian ini akan dilakukan di PAUD/TK ABA Bligo Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan. Dengan menggunakan sampel teknik total populasi. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara perilaku sehat dengan status gizi pada anak usia dini dengan nilai p value 0,340 (p>0,05) diharapkan adanya Kerjasama dari pihak sekolah dengan orang tua dalam membentuk perilaku hidup sehat anak usia dini.
Gambaran Pengetahuan tentang Stunting dan Sikap Ibu dalam Mencegah Stunting Kristiyanti, Rini; Khuzaiyah, Siti; Susiatmi, Sandi Ari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting saat ini menjadi masalah dunia. Angka stunting di dunia pada tahun 2000 sebesar 32,6%. Pada 2017, angka ini turun hingga 22,2% dimana 55% nya berasal dari Asia dan sebanyak 39% tinggal di Afrika. Dari 83,6 juta balita stunting di Asia, proporsi terbanyak berasal dari Asia Selatan sejumlah 58,7% dan proporsi paling sedikit di Asia Tengah sejumlah 0,9%. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan tentang stunting dan sikap ibu dalam mencegah stunting. Penelitin ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dimana mengambil populasi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel dengan simpel random sampling dimana didapatkan sampel sejumlah 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan spearman rank. Analisis univariate digunakan untuk mendapatkan distribusi persentase data. Hasil penelitian lebih dari separuh (54%) ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting dan lebih dari separuh ibu hamil memiliki sikap baik dalam pencegahan stunting (54%). Simpulan penelitian ini lebih dari separuh ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting dan sikap yang baik dalam mencegah stunting.
Pelatihan Refreshing Kader Anti Stunting di Wilayah Puskesmas Wonopringgo Susiatmi, Sandi Ari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan gizi di Indonesia yang mengemuka dalam dekade ini adalah balita posturpendek (stunting). Fokus utama dalam penanganan stunting adalah 1000 Hari PertamaKehidupan (HPK) yang dilaksanakan di Posyandu. Kader yang berperan penting dalampenggerak posyandu diharapkan mempunyai pengetahuan yang baik dan motivasi yangtinggi dalam upaya pencegahan stunting. Kondisi pandemic covid 19 mengharuskanpelayanan posyandu di hentikan untuk sementara waktu. Salah satu upaya yang dapatdilakukan untuk meningkatkan peran kader dalam pencegahan stunting adalah denganmelakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan refreshing kader antistunting melalui beberapa metode diantaranya ceramah, Tanya jawab, diskusi, simulasi,demonstrasi dan praktik secara langsung. Materi yang diberikan diantaranyapertumbuhan dan perkembangan bayi, deteksi dini stunting, pengisian KMS,pengukuran antopometri yang sesuai dan pelayanan posyandu selama pandemic.Peserta pelatihan sejumlah 56 kader posyandu di wilayah puskesmas Wonopringgo.Hasil kegiatan menyatakan bahwa refreshing kader meningkatkan rata-ratapengetahuan kader. Simpulan didapatkan pelaksanaan refreshing kader mampumeningkatkan rasa percaya diri kader dalam memberikan pelayanan kesehatanmasyarakat di posyandu
Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. T di Desa Pajomblangan Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten Pekalongan Karbela, Padang; Aisyah, Risqi Dewi; Susiatmi, Sandi Ari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insiden plasenta previa biasanya terjadi pada Wanita dengan paritas yang banyak atau multigravida, usia lanjut, Wanita dengan Riwayat operasi uterus sebelumnya seperti section sesarea dan Riwayat kuretase. Riwayat seksio sesarea pada ibu di kehamilan sebelumnya bukan menjadi hal yang mutlak sebagai penyebab terjadinya plasenta previa di kehamilan berikutnya. Terdapat faktor lain yang dapat menyebabkan plasenta previa seperti usia ibu yang sudah lanjut, multiparitas, gemeli, hipoplasia endometrium, endometrium cacat, bekas aborsi, dan riwayat plasenta previa sebelumnya. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mendeteksi secara dini terjadinya plasenta previa pada ibu hamil dengan riwayat seksio sesarea, hamil di usia lebih dari 35 tahun. Rancangan Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan subjek ibu hamil yang mengalami plasenta previa dengan riwayat seksio sesarea dan usia ibu 38 tahun di desa Pajomblangan Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Kabupaten Pekalongan. Hasil studi ini menunjukkan adanya pengaruh riwayat seksio sesarea dan hamil di usia lebih dari 35 tahun pada kejadian plasenta previa. Simpulan dari studi kasus ini adalah ibu hamil dengan riwayat seksio sesarea dan hamil di usia lebih dari 35 tahun akan meningkatkan kejadian plasenta previa. Tenaga kesehatan khusunya bidan diharapkan agar mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas
Studi Deskriptif tentang Penerapan Patient Safety Pada Mahasiswa Kebidanan Di Lahan Praktik Susiatmi, Sandi Ari; Ayuanda, Leila Nisya; Arifiana, Ratna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient safety merupakan suatu program yang dibuat oleh rumah sakit untuk pmemberikan asuhan yang lebih aman, menghindarkan cedera pada pasien selama perawatan medis dan kesalahan selama pengobatan. Pelaporan insiden terkait dengan keselamatan pasien masih cukup tinggi, termasuk isu yang sedang berkembang di Indonesia yaitu terdapat beberapa kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) yang dilakukan oleh mahasiswa kesehatan. Penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan menganalisis sikap mahasiswa kebidanan UMPP tentang penerapan patient safety di lahan praktik. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi kebidanan di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 45 mahasiswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner berupa google form yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil dari penelitian ini adalah 80% mahasiswa bidan mempunyai sikap positif terhadap penerapan patient safety di lahan praktik dan 20 % mahasiswa mempunyai sikap negative terhadap penerapan pasien safety di lahan praktik. Sehingga mata kulaih patient safety perlu sekali dikembangkan untuk memantapkan mahasiswa bidan dalam kegiatan praktik di lahan praktik.