Mahasiswa memiliki peran yang cukup strategis dalam dinamika politik di Indonesia. Data menunjukkan bahwa pemilih muda mencakup hampir setengah dari keseluruhan pemilih. Namun demikian, keterlibatan politik mereka masih tergolong minim karena sebagian besar baru pertama kali berpartisipasi dalam proses pemilihan. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai pemilih pemula perlu dibekali pemahaman dan keterampilan politik yang memadai agar mampu menentukan sikap serta pilihan politik secara rasional dan bijaksana. Kondisi ini juga menjadi tantangan bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Nusa Cendana. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut melalui pelatihan bertema literasi politik. Adapun tujuan pelatihan ini adalah: (1) meningkatkan pemahaman politik mahasiswa, dan (2) memberikan panduan kriteria utama yang dapat digunakan untuk menilai kandidat politik secara objektif. Pelatihan ini telah dilaksanakan dengan baik dan dinilai efektif, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil evaluasi yang mengindikasikan adanya peningkatan kompetensi politik peserta serta respon positif terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Materi literasi politik yang disampaikan diharapkan dapat menjadi rujukan yang bermanfaat bagi peserta, khususnya dalam mempertimbangkan pilihan politik saat menentukan pemimpin di masa depan.
Copyrights © 2026