Kekerasan seksual pada remaja di lingkungan pendidikan merupakan permasalahan serius yang memerlukan upaya pencegahan secara sistematis dan berkelanjutan. Salah satu strategi preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan literasi seksual, yaitu kemampuan individu dalam memahami informasi terkait tubuh, relasi sehat, batasan diri, persetujuan, serta risiko kekerasan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam mencegah kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, digunakan pendekatan sosialisasi interaktif melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta umpan balik peserta untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai benuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya menjaga batasan diri, konsep persetujuan, serta langkah pencegahan dan pelaporan. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih terbuka, kritis, dan berani dalam merespons situasi berisiko. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai lingkungan yang aman dan responsif dalam mendukung perlindungan remaja.
Copyrights © 2026