Pembelajaran berdiferensiasi merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang memberikan perhatian mendalam terhadap keunikan dan karakteristik siswa. Pembelajaran berdiferensiasi menekankan pada penyesuaian konten, proses, produk, dan lingkungan belajar agar selaras dengan profil siswa yang meliputi kesiapan belajar, minat, dan gaya belajar. Beberapa sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah di Kota Palangka Raya sudah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran berdiferensiasi, 2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di SD/MI, dan 3) mendeskripsikan dampak dari implementasi pembelajaran berdiferensiasi terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di empat sekolah yang ada di kota Palangka Raya, yakni SDIT Al Ghazali, SDIT Al Furqan, MIS NU Kota Palangka Raya, dan MIN 3 Kota Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) guru merencanakan pembelajaran berdiferensiasi melalui modul ajar yang disusun dengan salah satu komponennya adalah desain pembelajaran berdiferensiasi. Guru menggunakan hasil asesmen awal untuk dijadikan acuan dalam membuat diferensiasi dalam pembelajaran. 2) Pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di SD/MI lebih dominan menggunakan diferensiasi proses dan konten pembelajaran, beberapa guru juga menggunakan diferensiasi produk dengan membedakan tugas siswa. 3) Implementasi pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif bagi siswa. Siswa menjadi lebih aktif, lebih mendalami konsep yang sedang dipelajari dan hasil belajar menjadi lebih baik. Namun dalam pelaksanaannya, pembelajaran berdiferensiasi banyak menemui kendala, terutama dalam persiapan pembelajaran yang memerlukan waktu ekstra bagi guru.
Copyrights © 2026