Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikebijakan sekolah tentang larangan membawa gadget di SMA Negeri 1 Ampana Kota Kabupaten Tojo Una-Una. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber data primer (Guru/wali kelas, guru BK, siswa, orang tua siswa dan komite sekolah) dan sekunder (Tata tertib siswa SMA Negeri 1 Ampana Kota) serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kebijakan sekolah tentang larangan membawa gadget di SMA Negeri 1 Ampana Kota Kabupaten Tojo Una-Una dibuat dengan tujuan menjaga ketertiban dan kedisiplinan siswa dilingkungan sekolah serta meminimalisirgangguan dari gadget yang dapat mempengaruhi proses belajar mengajar. Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk membantu siswa lebih fokusdalam pembelajaran dan meningkatkan interaksisosial di sekolah. Siswa yang melanggar aturandikenakan sanksi berupa penahanan gadget, denda, dan kewajiban orangtua mengambil gadget di sekolah. Ada juga opsi untuk menitipkan gadget kepada guru BK/Piket sebagai alternatif. Siswa melaporkan dampak positif dari kebijakan ini, seperti peningkatan fokus dalam proses pembelajaran dan interaksi sosial yang lebih baik. Meskipun banyak siswa mengakui manfaat larangan gadget, adatantangan dalam akses informasi terutama saatmemerlukan gadget untuk pembelajaran.Orangtua memiliki peranan penting dalam mengawasi anak saat berangkat dan pulangsekolah serta memastikan anak mematuhi aturan sekolah.
Copyrights © 2026