Logam kadmium (Cd) yang berasal dari kegiatan industri seperti produksi baterai, pelapisan logam, penggunaan pupuk fosfat, pembakaran bahan bakar fosil, dan pembuatan plastik dapat meningkatkan produksi reactive oxygen species (ROS). Produksi ROS berlebih dalam tubuh akan menyebabkan penyakit dan mempengaruhi sistem imun tubuh akibat stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan. Untuk melindungi tubuh dari stres oksidatif diperlukan suatu senyawa antioksidan, seperti yang terkandung dalam kulit buah kabau (Archidendron bubalinum). Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui adanya peningkatan aktivitas fagositosis makrofag pada mencit Jantan yang dipaparkan CdCl2. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Mencit yang digunakan 24 ekor dengan 6 kelompok yang terdiri dari 3 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit buah kabau dosis 95 mg/kgBB, 190 mg/kgBB dan 380 mg/kgBB pada uji aktivitas fagositosis makrofag menunjukkan hasil yang signifikan sebesar p = 0,005. Hal ini berarti bahwa ekstrak kulit buah kabau dapat meningkatkan sistem imun mencit dengan perlakuan P2 memiliki aktivitas fagositosis tertinggi yaitu 55,91%.
Copyrights © 2026