Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi ekonomi dan agama menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di Desa Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak pemberdayaan melalui dua aspek literasi tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pelatihan dan diskusi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan survei pasca kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi ekonomi dan agama secara signifikan berpengaruh pada pengelolaan keuangan rumah tangga dan pemahaman nilai-nilai agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi ekonomi membantu masyarakat dalam mengelola usaha dan meningkatkan kewirausahaan, sedangkan literasi agama berperan dalam pembentukan sikap toleransi dan pemahaman ajaran agama yang moderat. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat berbasis literasi ekonomi dan agama di Desa Kulo terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat yang lebih holistik, dengan mengintegrasikan aspek ekonomi dan agama. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya sinergi antara sektor ekonomi dan keagamaan dalam meningkatkan kesejahteraan materiil dan spiritual masyarakat. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan literasi ekonomi dan agama di berbagai wilayah dengan karakteristik yang berbeda.
Copyrights © 2025