Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI TERHADAP EFEKTIVITAS BELAJAR: APAKAH BERDAMPAK BURUK? Agit, Alamsyah; Mujahidin, Mujahidin; Amiruddin, Nurdiati
EDUCANDUM Vol 9 No 1 (2023): Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v9i1.1051

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat mendorong manusia untuk beradaptasi lebih cepat. Penggunaan teknologi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, membutuhkan penguasaan agar dapat digunakan dengan optimal. Transformasi digital terus terjadi, terutama selama pandemi COVID-19, yang memperkenalkan media pembelajaran baru dan mengharuskan guru dan murid beradaptasi dengan perubahan cara belajar. Selain itu, mudahnya akses teknologi, seperti melalui smartphone, memiliki dampak positif dan negatif, terutama dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penggunaan teknologi berpengaruh terhadap efektivitas belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis asosiatif, yang berfungsi untuk melihat hubungan penggunaan teknologi dan efektivitas belajar, lokasi penelitian ini adalah MTs Ma’Had DDI Sidenreng Rappang, dengan jumlah partisipan sebanyak 27 orang yang merupakan guru pada sekolah tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi di satu sisi menjadikan siswa lebih kreatif, dan lebih mandiri serta lebih kritis dalam belajar, namun penggunaan teknologi yang berlebihan berdampak kondisi fisik siswa, yakni terdapat beberapa siswa yang kerap mengantuk dan tidak fokus belajar akibat begadang, dan gejala lainnya menunjukkan beberapa siswa yang terkesan mengalami masalah dalam interaksi sosial. Dengan demikian untuk memaksimalkan efektivitas penggunaan teknologi dalam proses belajar, sangat penting bagi guru dan orang tua murid untuk berperan aktif dalam mengarahkan anak untuk menggunakan teknologi dengan lebih baik dan terarah. Hal ini dilakukan agar siswa tidak terkena dampak negatif yang berpotensi untuk ditimbulkan dari penggunaan teknologi yang berlebihan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Literasi Ekonomi dan Agama di Desa Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang Agit, Alamsyah; Amiruddin, Nurdiati; Alwardi, Alwardi; Dewi, Asra; Nurfadillah, Nurfadillah; Rasdiana, Rasdiana; Putra, Muhammad Zarkawi; Jufri, Jufri; Achmad, Syamsul; Muharram, Susilawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 3 No. 3 (2025): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v3i3.8364

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan literasi ekonomi dan agama menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di Desa Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak pemberdayaan melalui dua aspek literasi tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pelatihan dan diskusi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan survei pasca kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi ekonomi dan agama secara signifikan berpengaruh pada pengelolaan keuangan rumah tangga dan pemahaman nilai-nilai agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi ekonomi membantu masyarakat dalam mengelola usaha dan meningkatkan kewirausahaan, sedangkan literasi agama berperan dalam pembentukan sikap toleransi dan pemahaman ajaran agama yang moderat. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat berbasis literasi ekonomi dan agama di Desa Kulo terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat yang lebih holistik, dengan mengintegrasikan aspek ekonomi dan agama. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya sinergi antara sektor ekonomi dan keagamaan dalam meningkatkan kesejahteraan materiil dan spiritual masyarakat. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan literasi ekonomi dan agama di berbagai wilayah dengan karakteristik yang berbeda.