Pemahaman konsep arah kanan dan kiri merupakan kemampuan orientasi spasial dasar yang masih menjadi kesulitan bagi peserta didik disabilitas intelektual sedang akibat keterbatasan kognitif dan motorik yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep arah kanan dan kiri melalui penerapan metode permainan body percussion. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap tiga peserta didik disabilitas intelektual sedang kelas III, yaitu N, R, dan H. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan perhitungan persentase kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemahaman konsep arah kanan dan kiri secara bertahap dari kondisi awal ke siklus I dan siklus II. Peserta didik N mengalami peningkatan dari 8% menjadi 83%, sedangkan peserta didik R dan H meningkat dari 16% menjadi 75%, sehingga seluruh peserta didik mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Penelitian ini sekaligus mengisi keterbatasan pada kajian sebelumnya, karena penelitian yang secara khusus mengkaji penggunaan body percussion untuk mengembangkan konsep spasial kanan dan kiri pada peserta didik disabilitas intelektual sedang masih terbatas. Penelitian ini juga mengisi keterbatasan pada penelitian sebelumnya, karena Penelitian Tindakan Kelas yang secara khusus mengkaji penggunaan body percussion dalam mengembangkan konsep spasial kanan dan kiri pada peserta didik disabilitas intelektual sedang masih terbatas.Temuan ini menunjukkan bahwa metode permainan body percussion efektif sebagai strategi pembelajaran berbasis gerak dan multisensori dalam meningkatkan pemahaman konsep arah kanan dan kiri pada peserta didik disabilitas intelektual sedang. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran pendidikan khusus, serta perlu dikaji lebih lanjut dengan subjek yang lebih luas dan durasi intervensi yang lebih panjang.
Copyrights © 2026