CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 2 (2026)

WINI RONAN(G) DALAM FESTIVAL JELAJAH MAUMERE (FJM) SEBAGAI MEDIA PROMOSI UNTUK MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN LOKAL DI KABUPATEN SIKKA

Djawa, Agnes Theresia (Unknown)
Mustafa, Intan (Unknown)
Sedu, Viktor Ariestyan (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2026

Abstract

This study aims to analyze the role of Wini Ronan(g) in the Maumere Exploration Festival as a medium for promoting local food in strengthening community food security in Sikka Regency. Wini Ronan(g), interpreted as a seed granary in local tradition, represents cultural values, traditional knowledge, and principles of sustainability passed down through generations. This research employs a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, involving festival organizers, local food MSME actors, traditional leaders, and festival visitors as research subjects. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that Wini Ronan(g) functions not only as a cultural symbol but is also concretely implemented through local food exhibitions, cultural performances, traditional narratives, and creative economic activities based on local food. The Maumere Exploration Festival effectively serves as a medium for promoting local food by increasing the visibility of MSME products, strengthening interaction between producers and consumers, and fostering pride in local food. Moreover, the festival contributes to raising public awareness of the importance of local food security through a persuasive and educational cultural approach. This study concludes that culture-based festivals rooted in local wisdom can serve as strategic instruments for promoting local food and strengthening sustainable community food security. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Wini Ronan(g) dalam Festival Jelajah Maumere sebagai media promosi pangan lokal dalam upaya membangun ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Sikka. Wini Ronan(g), yang dimaknai sebagai lumbung benih dalam tradisi lokal, merepresentasikan nilai budaya, pengetahuan tradisional, serta prinsip keberlanjutan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri atas panitia festival, pelaku UMKM pangan lokal, tokoh adat, serta pengunjung festival. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wini Ronan(g) tidak hanya hadir sebagai simbol budaya, tetapi juga diimplementasikan secara nyata melalui pameran pangan lokal, pertunjukan seni, narasi adat, dan aktivitas ekonomi kreatif berbasis pangan. Festival Jelajah Maumere berfungsi efektif sebagai media promosi pangan lokal dengan meningkatkan visibilitas produk UMKM, memperkuat interaksi produsen dan konsumen, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap pangan lokal. Selain itu, festival berperan dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan lokal melalui pendekatan budaya yang persuasif dan edukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa festival budaya berbasis kearifan lokal dapat menjadi instrumen strategis dalam promosi pangan lokal dan penguatan ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...