Kemampuan praktik berbahasa menjadi kebutuhan penting bagi santri yang menempuh pendidikan di lingkungan lintas negara. Namun, pembelajaran bahasa yang berlangsung di kelas sering kali masih berfokus pada teori sehingga santri belum terbiasa menggunakan bahasa dalam komunikasi nyata. Kegiatan pendampingan pembelajaran multibahasa ini dilaksanakan di Eakkapapsassanawich Islamic School, Krabi, Thailand, melalui program English Camp dan Indonesia Camp. Kegiatan bertujuan membantu meningkatkan kemampuan praktik Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia santri sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, praktik percakapan, role play, serta evaluasi melalui lomba dan tes tertulis. Materi Bahasa Inggris difokuskan pada percakapan jual beli makanan dengan menggunakan contoh makanan Indonesia sebagai bentuk pertukaran budaya, sedangkan Bahasa Indonesia difokuskan pada penguatan kosakata dasar dan penyusunan kalimat sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian berbicara, penambahan kosakata, serta kemampuan komunikasi santri. Integrasi nilai Islam, seperti pembiasaan salam dan sopan santun, turut memperkuat karakter dalam praktik berbahasa.
Copyrights © 2026