Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi modul elektronik berbasis etnomatematika yang mengintegrasikan warisan kuliner tradisional Lombok untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang geometri tiga dimensi dalam konteks Kurikulum Merdeka. Dengan menggunakan desain penelitian dan pengembangan (RD) dengan model ADDIE, studi ini melibatkan analisis kebutuhan melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa; desain dan pengembangan modul elektronik digital interaktif yang diperkaya dengan unsur budaya dan realitas tertambah; implementasi melalui uji coba terbatas yang melibatkan enam siswa dan uji lapangan dengan dua puluh satu siswa; dan evaluasi melalui validasi ahli dan analisis N-gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul elektronik tersebut memenuhi kriteria kelayakan, dengan penilaian ahli menghasilkan skor 83% untuk validitas materi, 88% untuk validitas media, dan 80% untuk validitas bahasa. Uji coba terbatas menghasilkan skor N-gain berkisar antara 0,34 hingga 0,92 (rata-rata = 0,69), sedangkan pengujian lapangan menghasilkan nilai N-gain antara 0,00 dan 0,84 (rata-rata = 0,47), yang dikategorikan sebagai peningkatan moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul efektif dalam memperkuat pemahaman konseptual siswa, meskipun peningkatan pembelajaran bervariasi sesuai dengan kemampuan awal dan literasi digital siswa. Studi ini menyiratkan bahwa mengintegrasikan etnomatematika dengan media pembelajaran digital dapat menciptakan pengajaran matematika yang bermakna dan relevan secara budaya.
Copyrights © 2026