Pengembangan media pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tiga model pengembangan media pembelajaran, yaitu model Hannafin & Peck, model Dick & Carey, dan model pengembangan sekuensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan dengan desain pembelajaran dan pengembangan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Hannafin & Peck menekankan evaluasi berkelanjutan pada setiap tahap pengembangan sehingga bersifat fleksibel. Model Dick & Carey memiliki pendekatan sistematis dan komprehensif karena memandang pembelajaran sebagai suatu sistem yang saling berkaitan. Sementara itu, model sekuensial memiliki tahapan yang lebih sederhana dan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, pemilihan model pengembangan media pembelajaran perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, kompleksitas media, dan konteks pembelajaran.
Copyrights © 2026