Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL CHATBOT AI AGENT BERBASIS CONVERSATIONAL AGENT UNTUK BISNIS DIGITAL LAPTOPCARE Tiawan; Eliza Ariesta; Nilam Atsirina Krisnaputri; Amril Mutoi Siregar; Surjandy; Merios Gusan Putra; Dani Lukman Hakim; Samsul Arifin; Muhammad Fathir Fahlevi; Favian Jarsi Taufiqqurakhman; Hexsel Aldoegasha; Alya Nabilah; Taufiqqurahman Hutri; Nur Davi Kurniawan
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 1 (2026): EDISI 27
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i1.6975

Abstract

Perkembangan teknologi Conversational Agent (CA) memungkinkan pengembangan chatbot berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung layanan bisnis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan chatbot AI Agent sebagai layanan dukungan pelanggan pada model bisnis perawatan laptop yang dikembangkan oleh mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan Conversational Agent dengan integrasi n8n sebagai platform otomasi alur kerja, Telegram sebagai saluran komunikasi, Google Gemini Chat Model sebagai pemroses bahasa, serta Google Spreadsheet sebagai sumber data terstruktur untuk informasi produk dan layanan. Sistem chatbot dirancang sebagai agen berbasis tugas dengan aturan bisnis yang mengatur jenis pertanyaan dan layanan yang dapat diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot mampu memberikan respons yang akurat, kontekstual, dan konsisten terkait informasi layanan, stok barang, estimasi harga, serta kebutuhan pelanggan secara real-time. Implementasi ini membuktikan bahwa integrasi AI Agent dengan platform otomasi dan data terstruktur dapat meningkatkan efisiensi layanan pelanggan serta mendukung pengembangan model bisnis digital di bidang perawatan laptop.
Perbandingan Model Pengembangan Media Pembelajaran Hannafin Peck, Dick Carey, dan Sekuensial Modern Rima Azzahra Palupi; Alya Nabilah; Muhammad Muflih Nawwaf; Hesti Kusumaningrum
Jurnal Media dan Teknologi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tiga model pengembangan media pembelajaran, yaitu model Hannafin & Peck, model Dick & Carey, dan model pengembangan sekuensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel jurnal ilmiah dan sumber akademik yang relevan dengan desain pembelajaran dan pengembangan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Hannafin & Peck menekankan evaluasi berkelanjutan pada setiap tahap pengembangan sehingga bersifat fleksibel. Model Dick & Carey memiliki pendekatan sistematis dan komprehensif karena memandang pembelajaran sebagai suatu sistem yang saling berkaitan. Sementara itu, model sekuensial memiliki tahapan yang lebih sederhana dan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, pemilihan model pengembangan media pembelajaran perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, kompleksitas media, dan konteks pembelajaran.