Mathematics learning outcomes at the SMP level, especially prime factorization, show low achievement levels. According to preliminary data, most students did not meet the KKM. Therefore, more creative teaching models and materials are needed. One possible learning option is the use of Wordwall within the PBL model. The purpose of this study is to determine how students’ mathematics learning outcomes differ when they learn using Wordwall in a PBL model and when they learn without using Wordwall in a PBL model. All seventh-graders at SMP Negeri 2 Gadingrejo who started school in the 2025–2026 academic year participated in this study. Class VII E served as the control group and Class VII B as the experimental group using a cluster random sampling technique. Data was collected through learning outcome tests and analysed using an independent t-test at a significance level of 0.05. The research findings indicate that there is a difference in the average mathematics learning outcomes between PBL instruction utilizing Wordwall and PBL instruction not utilizing Wordwall. The average mathematics achievement of students who participated in PBL using Wordwall was found to be higher than that of students in PBL without Wordwall. According to the study's findings, the experimental class's learning achievement rate was 65.63%, which was considerably greater than the control group's 28.13%. Therefore, it can be said that using Wordwall in PBL improves math learning outcomes. ABSTRAK Hasil belajar matematika di tingkat SMP, terutama materi faktorisasi prima, menunjukkan tingkat pencapaian yang rendah. Data awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tidak mencapai KKM. Maka dibutuhkan media dan model pembelajaran yang lebih kreatif. Salah satu opsi pembelajaran yang bisa diterapkan adalah penggunaan media Wordwall dalam model PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil dari pembelajaran matematika berbeda ketika mereka belajar menggunakan media Wordwall dalam model PBL dan ketika mereka belajar tanpa menggunakan media Wordwall dalam model PBL. Populasi seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Gadingrejo yang memulai tahun ajaran 2025–2026 turut serta dalam penelitian ini. Dengan menggunakan teknik pengambilan cluster random sampling, Kelas VII B ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan Kelas VII E sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, yang kemudian dianalisis pada tingkat signifikansi 0,05 menggunakan uji-t independen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa rata-rata berbeda antara pembelajaran model PBL yang memanfaatkan media Wordwall dan pembelajaran model PBL yang tidak memanfaatkan Wordwall. Rata-rata hasil belajar matematika yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan Wordwall dalam PBL terbukti lebih tinggi dibandingkan pembelajaran tanpa Wordwall dalam PBL. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat ketuntasan belajar siswa kelas eksperimen mencapai 65,63%, dan angka tersebut terbukti secara substansial lebih besar daripada kelas kontrol yang hanya mencapai 28,13%. Karena itu, kesimpulan yang di dapat ialah penerapan media Wordwall dalam PBL memberikan dampak yang lebih optimal terhadap hasil belajar matematika.
Copyrights © 2026