Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil literasi finansial mahasiswa PGSD serta mengidentifikasi tingkat pemahaman konseptual, miskonsepsi, dan ketidakpahaman menggunakan instrumen diagnostik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 102 mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Malang sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah Three-Tier Multiple Choice yang dipadukan dengan Certainty of Response Index (CRI) untuk mengidentifikasi kategori pemahaman mahasiswa secara lebih mendalam. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan respons ke dalam kategori paham konsep (PK), tidak paham konsep (TPK), dan miskonsepsi (MK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi finansial mahasiswa masih berada pada kategori sedang dengan distribusi yang didominasi oleh ketidakpahaman konsep dan miskonsepsi pada beberapa elemen penting, seperti pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan finansial. Selain itu, ditemukan adanya kecenderungan overconfidence pada sebagian mahasiswa yang menunjukkan keyakinan tinggi meskipun jawabannya tidak tepat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa diperlukan penguatan pembelajaran literasi finansial berbasis diagnostik konseptual untuk meminimalisasi miskonsepsi dan meningkatkan kesiapan mahasiswa PGSD sebagai calon guru dalam mengajarkan literasi keuangan di sekolah dasar.
Copyrights © 2026