Krisis ekologis global seperti perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan eksploitasi sumber daya alam telah menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya pada aspek ekologis tetapi juga pada kondisi psikologis generasi muda. Salah satu fenomena yang muncul adalah eco-anxiety, yaitu kecemasan terhadap masa depan yang dipicu oleh meningkatnya kesadaran terhadap kerusakan lingkungan. Fenomena ini juga mulai dirasakan oleh peserta didik di tingkat sekolah dasar dan berpotensi memengaruhi persepsi, emosi, serta sikap mereka terhadap isu lingkungan. Jika tidak dikelola secara tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak berdaya dan sikap apatis terhadap upaya pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu mengelola dimensi emosional tersebut sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis yang konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan ekopedagogi dalam pembelajaran sekolah dasar dalam mentransformasikan eco-anxiety menjadi ecological awareness. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif-naratif untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan tema ekopedagogi, eco-anxiety, dan ecological awareness. Sumber data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data Scopus dan Google Scholar periode 2019–2025 dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis menggunakan pedoman PRISMA, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekopedagogi berperan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan moral dalam pendidikan lingkungan. Melalui pembelajaran yang reflektif, kontekstual, dan partisipatif, ekopedagogi dapat mengarahkan eco-anxiety menjadi refleksi kritis, empati terhadap lingkungan, serta motivasi untuk melakukan tindakan pro-lingkungan. Dengan demikian, pendekatan ini berkontribusi dalam membangun ecological awareness peserta didik sejak dini melalui proses pembelajaran yang transformatif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026