Revitalisasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada abad ke-21 menuntut integrasi nilai keberlanjutan dan kesadaran ekologis dalam proses pembelajaran. Namun, praktik pembelajaran IPS masih cenderung bersifat konseptual dan belum optimal memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber belajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai ekologis dalam Epos I La Galigo, menganalisis relevansi ecopedagogi dalam pembelajaran IPS, serta merumuskan model integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap artikel yang bersumber dari database Scopus dan Google Scholar pada periode 2020–2025, dengan kata kunci ecopedagogy, ecological literacy, local wisdom, dan culture-based learning. Analisis data dilakukan melalui teknik sintesis tematik yang meliputi tahap pengumpulan, pengkodean, pengelompokan, dan interpretasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Epos I La Galigo mengandung nilai ekologis relasional, etis, dan kosmologis yang relevan dengan paradigma pendidikan berkelanjutan. Pendekatan ecopedagogi terbukti mampu meningkatkan literasi ekologis, kesadaran kritis, dan perilaku berkelanjutan peserta didik. Integrasi budaya lokal dan teknologi menghasilkan pembelajaran IPS yang kontekstual, reflektif, dan transformatif.Kata Kunci: Ecopedagogi, I La Galigo, Pembelajaran IPS, Literasi Ekologis, Kearifan LokalAbstractRevitalizing Social Studies Education in the 21st century requires the integration of sustainability values and ecological awareness into the learning process. However, Social Studies teaching practices still tend to be conceptual and do not yet make optimal use of local wisdom as a source of contextual learning. This study aims to identify ecological values in the First Epic of La Galigo, analyze the relevance of ecopedagogy in social studies education, and formulate a model for integrating local wisdom into social studies education. The method used was a literature review of articles sourced from the Scopus and Google Scholar databases for the period 2020–2025, using the keywords ecopedagogy, ecological literacy, local wisdom, and culture-based learning. Data analysis was conducted using thematic synthesis techniques, which included the stages of data collection, coding, grouping, and theme interpretation. The research findings indicate that the first epic of La Galigo contains relational, ethical, and cosmological ecological values that are relevant to the paradigm of sustainable education. The ecopedagogical approach has proven effective in enhancing students’ ecological literacy, critical awareness, and sustainable behavior. The integration of local culture and technology results in contextual, reflective, and transformative social studies learning.Keywords: Ecopedagogy, I La Galigo, Social Studies Education, Ecological Literacy, Local Wisdom
Copyrights © 2026