Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Khusus terhadap Pendidikan Seksual bagi Anak Berkebutuhan Khusus Rahmi R, Nurazizah; Amiruddin, Asmaul Husnah; Sofia, Sofia; Massuanna, Muhammad Watif; Said, Awayundu
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap pendidikan seksual bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pendidikan seksual merupakan aspek penting dalam perkembangan ABK, namun masih terbatas penelitian yang mengeksplorasi kesiapan mahasiswa dalam memberikan layanan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Responden terdiri dari 54 mahasiswa jurusan pendidikan khusus yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur lima dimensi: pengetahuan dasar pendidikan seksual, persepsi tentang pendidikan seksual untuk ABK, relevansi dan manfaat personal, pendidikan seksual dalam konteks akademik, dan implementasi praktik pendidikan seksual. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk diagram pie dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,2% responden memiliki pengetahuan dasar tentang pendidikan seksual dengan 64,8% menganggapnya sangat penting. Dalam konteks ABK, 81,4% responden mengakui perlunya pendekatan khusus, 90,7% menganggap penting bagi ABK, dan 94,5% mengakui fungsi protektifnya. Mayoritas responden (79%) merasa nyaman membahas topik ini di lingkungan akademik dan 87% mendukung integrasi dalam kurikulum pendidikan khusus. Dalam implementasi, 94,4% yakin pendidikan seksual membantu ABK memahami batasan pribadi, 92,6% percaya fungsi preventifnya, dan 74,1% tidak percaya akan menimbulkan dampak negatif
Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Khusus terhadap Pendidikan Seksual bagi Anak Berkebutuhan Khusus Rahmi R, Nurazizah; Amiruddin, Asmaul Husnah; Sofia, Sofia; Massuanna, Muhammad Watif; Said, Awayundu
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap pendidikan seksual bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Pendidikan seksual merupakan aspek penting dalam perkembangan ABK, namun masih terbatas penelitian yang mengeksplorasi kesiapan mahasiswa dalam memberikan layanan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Responden terdiri dari 54 mahasiswa jurusan pendidikan khusus yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur lima dimensi: pengetahuan dasar pendidikan seksual, persepsi tentang pendidikan seksual untuk ABK, relevansi dan manfaat personal, pendidikan seksual dalam konteks akademik, dan implementasi praktik pendidikan seksual. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk diagram pie dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,2% responden memiliki pengetahuan dasar tentang pendidikan seksual dengan 64,8% menganggapnya sangat penting. Dalam konteks ABK, 81,4% responden mengakui perlunya pendekatan khusus, 90,7% menganggap penting bagi ABK, dan 94,5% mengakui fungsi protektifnya. Mayoritas responden (79%) merasa nyaman membahas topik ini di lingkungan akademik dan 87% mendukung integrasi dalam kurikulum pendidikan khusus. Dalam implementasi, 94,4% yakin pendidikan seksual membantu ABK memahami batasan pribadi, 92,6% percaya fungsi preventifnya, dan 74,1% tidak percaya akan menimbulkan dampak negatif
EDUKASI EKOLOGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EKOLITERASI PESERTA DIDIK DI UPTD SDN 26 BARRU Amiruddin, Asmaul Husnah; Ramadhana, Sagita; Syahrudin, Darma Jaya; Mustari, Ulul Azmi; Asmunandar, Asmunandar
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 December 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v4i1.78738

Abstract

Kegiatan PKM-PM “Edukasi Ekologi sebagai Upaya Meningkatkan Ekoliterasi Peserta Didik” dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman ekologis dan sikap peduli lingkungan pada peserta didik sekolah dasar. Pengabdian ini dilakukan menggunakan model workshop edukatif yang melibatkan peserta didik kelas IV dan V di UPTD SD Negeri 26 Barru. Intervensi dilakukan melalui tiga sesi kegiatan yang meliputi sosialisasi konsep dasar ekologi dan nilai Earth Charter, permainan edukatif, serta praktik lapangan berupa pemilahan sampah dan penanaman tanaman. Edukasi Ekologi menunjukkan adanya peningkatan ekoliterasi peserta didik pada setiap sesi kegiatan. Peserta menjadi lebih aktif, mampu mengidentifikasi permasalahan lingkungan, serta menunjukkan inisiatif dalam tindakan peduli lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa workshop edukatif efektif dalam memperkuat ekoliterasi peserta didik secara komprehensif.
Pengaruh Persepsi Mahasiswa tentang Pendidikan Berbasis Nilai terhadap Sensitivitas Sosial Amiruddin, Asmaul Husnah; Hasni, Hasni; Nurazizah Rahmi; Ramadhana, Sagita; Mustari, Ulul Azmi
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 16 No. 1 (2026): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol16No1.pp21-30

Abstract

This study aims to analyze the perceptions of students in the Social Studies Education Study Program at Makassar State University toward value-based learning, the level of students’ social sensitivity, and the relationship between these two variables. This research employed a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through a closed-ended questionnaire distributed to 165 Social Studies Education students at Universitas Negeri Makassar and were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques assisted by IBM SPSS. The results indicate that students’ perceptions of value-based learning fall within the moderate to high category, with a predominance of the moderate category, suggesting that value-based learning has been implemented and reasonably well received, although not yet optimal. Students’ social sensitivity is in the moderate category, particularly in the indicators of critical awareness, social concern, and sensitivity to the social environment. Furthermore, the analysis reveals a very strong and significant relationship between students’ perceptions of value-based learning and their social sensitivity. These findings conclude that value-based learning plays a strategic role in enhancing students’ social sensitivity; therefore, it needs to be developed in a more integrated, reflective, and contextual manner in Social Studies learning at the higher education level.
Revitalisasi Pembelajaran IPS Berkelanjutan: Sintesis Literatur tentang Epos I La Galigo dalam Kerangka Ecopedagogi Hasni, Hasni; Amiruddin, Asmaul Husnah; Mustari, Ulul Azmi; Sakmawati, Sakmawati; Amirullah, Amirullah
Jurnal Pattingalloang Vol. 13, No.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada abad ke-21 menuntut integrasi nilai keberlanjutan dan kesadaran ekologis dalam proses pembelajaran. Namun, praktik pembelajaran IPS masih cenderung bersifat konseptual dan belum optimal memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber belajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai ekologis dalam Epos I La Galigo, menganalisis relevansi ecopedagogi dalam pembelajaran IPS, serta merumuskan model integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap artikel yang bersumber dari database Scopus dan Google Scholar pada periode 2020–2025, dengan kata kunci ecopedagogy, ecological literacy, local wisdom, dan culture-based learning. Analisis data dilakukan melalui teknik sintesis tematik yang meliputi tahap pengumpulan, pengkodean, pengelompokan, dan interpretasi tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Epos I La Galigo mengandung nilai ekologis relasional, etis, dan kosmologis yang relevan dengan paradigma pendidikan berkelanjutan. Pendekatan ecopedagogi terbukti mampu meningkatkan literasi ekologis, kesadaran kritis, dan perilaku berkelanjutan peserta didik. Integrasi budaya lokal dan teknologi menghasilkan pembelajaran IPS yang kontekstual, reflektif, dan transformatif.Kata Kunci: Ecopedagogi, I La Galigo, Pembelajaran IPS, Literasi Ekologis, Kearifan LokalAbstractRevitalizing Social Studies Education in the 21st  century requires the integration of sustainability values and ecological awareness into the learning process. However, Social Studies teaching practices still tend to be conceptual and do not yet make optimal use of local wisdom as a source of contextual learning. This study aims to identify ecological values in the First Epic of La Galigo, analyze the relevance of ecopedagogy in social studies education, and formulate a model for integrating local wisdom into social studies education. The method used was a literature review of articles sourced from the Scopus and Google Scholar databases for the period 2020–2025, using the keywords ecopedagogy, ecological literacy, local wisdom, and culture-based learning. Data analysis was conducted using thematic synthesis techniques, which included the stages of data collection, coding, grouping, and theme interpretation. The research findings indicate that the first epic of La Galigo contains relational, ethical, and cosmological ecological values that are relevant to the paradigm of sustainable education. The ecopedagogical approach has proven effective in enhancing students’ ecological literacy, critical awareness, and sustainable behavior. The integration of local culture and technology results in contextual, reflective, and transformative social studies learning.Keywords: Ecopedagogy, I La Galigo, Social Studies Education, Ecological Literacy, Local Wisdom