Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri umumnya masih menghadapi keterbatasan dalam pengembangan keterampilan kewirausahaan, sehingga ketergantungan terhadap remitansi menjadi tantangan jangka panjang bagi kemandirian ekonomi mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PMI dalam kewirausahaan digital berbasis ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Program dilaksanakan secara luring pada 30 November 2025 di ASEAN Business District, Taichung, Taiwan, dengan melibatkan 50 PMI dari berbagai latar belakang pekerjaan. Metode yang digunakan meliputi workshop interaktif, diskusi, serta praktik langsung penggunaan teknologi digital sederhana dan aplikatif, seperti Canva, Gemini, ChatGPT, dan CapCut, untuk mendukung promosi usaha melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai peluang kewirausahaan digital serta kemampuan awal dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pemasaran dan pengelolaan usaha. Peserta juga mampu mengidentifikasi ide usaha yang realistis sesuai dengan kondisi dan potensi masing-masing. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan PMI dalam merintis usaha mandiri. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan PMI berbasis teknologi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.
Copyrights © 2026