Latar belakang dari penelitian ini adalah kurangnya minat belajar anak-anak yang berusia 5 hingga 6 tahun di TK Negeri Pembina Tomilito disebabkan oleh cara mengajar yang membosankan dan tidak beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan model belajar edutainment yang menggabungkan pendidikan dan hiburan, sehingga anak-anak merasa senang saat belajar dan lebih aktif ikut serta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE: yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Hasil akhirnya adalah buku panduan model edutainment yang sudah divalidasi oleh ahli materi dan media, serta diuji melalui uji coba awal dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar anak berada di kategori baik (skor 3), dan respon dari guru juga sangat baik (86% pada uji coba awal; 85,6% pada uji lapangan). Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa model pembelajaran edutainment ini terbukti efektif, praktis, menarik, dan cocok digunakan untuk menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna.
Copyrights © 2026