Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan model Project-Based Learning (PjBL) bagi anak usia 5–6 tahun di Taman Kanak-Kanak melalui pemetaan pemahaman guru, pengalaman implementasi, hambatan, dan kebutuhan pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif eksploratori melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada guru TK Kelompok B. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang PjBL masih terbatas dan sering disamakan dengan kegiatan berbasis produk tanpa proses inkuiri, eksplorasi, kolaborasi, dan refleksi. Hambatan utama meliputi kurangnya pelatihan aplikatif, panduan praktis, serta kesiapan pedagogis. Oleh karena itu, pengembangan PjBL memerlukan pelatihan berbasis praktik, modul perencanaan, dan pendampingan intensif agar implementasi lebih efektif.
Copyrights © 2026