Kesenjangan antara capaian belajar murid pada materi bangun ruang. dengan target kompetensi memicu urgensi pengintegrasian media pembelajaran interaktif berbasis masalah kontekstual. Penelitian bertujuan mengevaluasi dampak penggunaan perangkat pembelajaran berbasis masalah kontekstual yang diintegrasikan dengan IFP terhadap akademik siswa kelas VI di SDN Pulogede 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest–posttest yang melibatkan 13 murid sebagai subjek penelitian, dengan teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, observasi sistematis, dan dokumentasi, dengan instrumen disusun berdasarkan indikator capaian pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif serta Uji Wilcoxon Signed Rank untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan, dan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai serta perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Demikian, penggunaan media pembelajaran berbasis masalah kontekstual berbantuan IFP terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026