Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan kualitas sumber daya manusia. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak usia dini melalui edukasi gizi yang sesuai dengan karakteristik anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak taman kanak-kanak mengenai stunting melalui edukasi gizi menggunakan konsep Isi Piringku. Kegiatan dilaksanakan di RA Perwanida 8 Kaca Kabupaten Soppeng pada Januari 2026 dengan sasaran anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi secara sederhana serta kegiatan mewarnai gambar Isi Piringku sebagai media pembelajaran. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan tanya jawab sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap komposisi makanan sehat, meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah, serta manfaatnya bagi pertumbuhan dan kesehatan. Selain itu, anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Edukasi Isi Piringku melalui metode kreatif seperti mewarnai terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan stunting di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026