Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Focus Group Discussion (FGD) Perumusan Strategi Intervensi Berbasis Aset pada Ibu hamil dan Kader di Kelurahan Kaca, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng Tahun 2026 Wahiduddin, Wahiduddin; Pontoh, Agung Sutiono; Karyadi, Muzdalifah; Sabrina, Sabrina; Nazhifah, Naura Mi'raj; Fahrezi, Muhamad Fikri; Utami, Sabika Andini; Muthmainnah, Annisa; Jalamani, Nurul Azisah; Moeis, Siti Haliza Amelia; Manyullei, Syamsuar
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1129

Abstract

Praktik Belajar Lapangan (PBL) 2 pada Program Studi Kesehatan Masyarakat bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan dan merumuskan strategi intervensi berbasis aset masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan Kaca, Kelurahan Kaca, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng pada tahun 2026. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang melibatkan 15 peserta terdiri dari ibu kader kesehatan dan ibu hamil. Hasil FGD menunjukkan bahwa permasalahan kesehatan utama di wilayah tersebut meliputi hipertensi, stunting, dan potensi peningkatan diabetes. Rendahnya kesadaran pemeriksaan kesehatan, pola pengelolaan makanan yang belum optimal, serta kurangnya edukasi gizi menjadi faktor utama penyebab permasalahan tersebut. Namun, masyarakat memiliki berbagai aset yang dapat dimanfaatkan, seperti kader kesehatan, kelompok sosial, serta ketersediaan pangan lokal. Strategi intervensi yang diusulkan meliputi edukasi nonformal hipertensi, demo memasak berbasis pangan lokal untuk pencegahan stunting, serta edukasi konsumsi makanan sehat sejak usia dini untuk pencegahan diabetes. Pendekatan berbasis aset dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan mendukung keberlanjutan program kesehatan. Dengan demikian, pendekatan ABCD direkomendasikan sebagai strategi perencanaan intervensi kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.
Peningkatan Pemahaman Stunting Anak TK melalui Edukasi “Isi Piringku” di RA Perwanida 8 Kaca Kabupaten Soppeng Manyullei, Syamsuar; Karyadi, Muzdalifah; Sabrina, Sabrina; Nazhifah, Naura Mi'raj; Fahrezi, Muhamad Fikri; Utami, Sabika Andini; Muthmainnah, Annisa; Jalamani, Nurul Azisah; Moeis, Siti Haliza Amelia; Girikallo, Grace Glory; Takdir, Muh. Rayyan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1144

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan kualitas sumber daya manusia. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak usia dini melalui edukasi gizi yang sesuai dengan karakteristik anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak taman kanak-kanak mengenai stunting melalui edukasi gizi menggunakan konsep Isi Piringku. Kegiatan dilaksanakan di RA Perwanida 8 Kaca Kabupaten Soppeng pada Januari 2026 dengan sasaran anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi secara sederhana serta kegiatan mewarnai gambar Isi Piringku sebagai media pembelajaran. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan tanya jawab sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap komposisi makanan sehat, meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah, serta manfaatnya bagi pertumbuhan dan kesehatan. Selain itu, anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Edukasi Isi Piringku melalui metode kreatif seperti mewarnai terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan stunting di lingkungan pendidikan anak usia dini.