Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif dan ekspresif yang terdapat dalam dialog tokoh utama legenda Si Pahit Lidah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Data penelitian berupa kutipan dialog tokoh Si Pahit Lidah dan dianalisis menggunakan kajian pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur direktif mendominasi dialog tokoh utama sebanyak 33 dialog dan tindak tutur ekspresif sebanyak 13 dialog. Tindak tutur direktif mendeskripsikan adanya bentuk otoritas dan perintah yang memiliki daya magis (kutukan) serta tindak tutur ekspresif mencerminkan kondisi psikologis tokoh utama. Analisis ini mengungkapkan bahwa penggunaan tindak tutur tokoh tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi pemicu konflik dan karakterisasi dalam sastra lisan. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan atau media edukasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia serta memperkaya kajian pragmatik melalui objek sastra lisan.
Copyrights © 2026