Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kontestasi dan Reintegrasi Nilai-nilai Islam pada Tradisi Tabot: Studi Hubungan Perayaan Tabot dengan Kesadaran Mitigasi Bencana di Bengkulu Hurin’in AM; Liza Wahyuninto; Erlina Zanita
Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v23i1.13023

Abstract

This article aims to analyze the contestation and reintegration of Islamic values ​​in the Tabot tradition of the West Coast coastal community of Sumatra, especially Bengkulu Province, on awareness of disaster mitigation. The method used is through direct interviews conducted in depth to selected informants which include religious leaders, traditional leaders, community leaders and disaster experts. The results show that there is a contestation of implementation and meaning in the Tabot tradition. Tabot which was the beginning of religious activities became a cultural activity to become a joint activity and even something that the Bengkulu people had been waiting for. The Tabot tradition forms trust and is interpreted as a goal for the ancestors, by rejecting balak (disaster), various things in life and bringing peace. This local knowledge is passed down from generation to generation and is used as a local-based disaster mitigation.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SD NEGERI 14 BENGKULU SELATAN Erlina Zanita
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.626 KB) | DOI: 10.29300/btu.v3i1.1300

Abstract

This research  is motivated by the independence of learning that is realized by every student,  but this is not optimal, especially in learning Islamic Religious Education. The role of school learning environment is very influential on the success of the learning process,  in addition  to the low learning motivation to be one of the factors that make students  have  not achieved the independence of learning Islamic Education maximum. The purpose of this research  is first to know the influence of school learning  environment to the independence of learning  Islamic Religious Education to students  in SD Negeri 14 Bengkulu  Se- latan,  secondly to know the influence of learning motivation to self-reliance learning Islamic Religion on students  at SD Negeri14  Bengkulu  Selatan, third  to know  A simultaneous positive  influence  between  school  learning  environments and  learning motivation on the independence of learning Islamic Religious Education on students  at SD Negeri 14 Bengkulu Selatan. With correlation  coefficient between  X2 and Y equal to 0,787  which show strong correlation  and correlation  equal to 62,0%.  Thirdly, there is simultaneously an influence between  school learning environment and learning motivation toward self-reliance learning of Islamic Religious Education in SD Negeri 14 Bengkulu  Selatan  with correlation  coefficient between  X1 and  X2 together  to Y equal  to 0,808  which shows at very strong relation level with correlation  equal  to 65 , 4% and  Y regression  result of X1 and X2, regression  equation obtained Y = 5,498  + 0,229  + 0,627
Penyuluhan Teknik Pengolahan Air di Desa Babatan Saudagar Ogan Ilir Putri, Zeolita Prabu; Sari, Melati Ireng; Putri, Eka; Zanita, Erlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.187

Abstract

Desa Babatan Saudagar, berlokasi di Kecamatan Pemulutan. Warga di desa tersebut menjadikan Sungai Ogan sebagai sumber air sebagai aktivitas sehari-hari. Namun, seiring dengan meningkatnya pembangunan dan aktivitas industri di sekitar sungai, kualitas air mengalami penurunan akibat limbah dan pencemaran. Sebagian besar penduduk menggunakan air sungai untuk mandi dan mencuci, sementara untuk konsumsi, mereka mengandalkan air isi ulang. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan agar masyarakat dapat mengolah air sungai menjadi air bersih secara sederhana melalui kegiatan sosialisasi (penjelasan) tentang karakteristik air bersih dan praktek (pendampingan) menggunakan filter air sederhana. Dengan menggunakan filter tersebut, diharapkan masyarakat Desa Babatan Saudagar dapat menghasilkan air bersih secara mandiri, menghindari konsumsi air yang belum diolah dari sungai, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Penerapan Metode Kisah Qurani (Qashashul Quran) dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di TPA Babussalam Palembang Zanita, Erlina; Nashihin, Indat; Suhendar, Asep; Pratama, Joni; Harun, Muhamad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2462

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter Islam kepada anak-anak TPA Babussalam Palembang melalui metode kisah Qurani (Qashashul Quran). Anak-anak usia dini cenderung lebih mudah menyerap nilai melalui pendekatan naratif yang menyentuh emosi dan imajinasi. Kisah para nabi dalam Al-Qur’an digunakan sebagai media pembelajaran karakter, seperti kejujuran (Nabi Yusuf), kesabaran (Nabi Ayyub), dan tolong-menolong (kisah Ashabul Kahfi). Metode yang digunakan pada saat kegiatan ini meliputi : Storytelling interaktif oleh pemateri, tanya jawab dan diskusi nilai dari kisah, aktivitas menggambar kisah dan game edukatif berbasis nilai dari kisah yang sudah diceritakan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan dengan menggunakan metode Kisah Qurani (Qashashul Quran) diperoleh hasil yang sangat baik dalam meningkatkan pemahaman dari kisah-kisah nabi di dalam Al-Qur’an merupakan kegiatan yang positif dan harus dijadikan sebagai kegiatan berkelanjutan untuk anak-anak di TPA Babussalam.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SD NEGERI 14 BENGKULU SELATAN Zanita, Erlina
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v3i1.1300

Abstract

This research  is motivated by the independence of learning that is realized by every student,  but this is not optimal, especially in learning Islamic Religious Education. The role of school learning environment is very influential on the success of the learning process,  in addition  to the low learning motivation to be one of the factors that make students  have  not achieved the independence of learning Islamic Education maximum. The purpose of this research  is first to know the influence of school learning  environment to the independence of learning  Islamic Religious Education to students  in SD Negeri 14 Bengkulu  Se- latan,  secondly to know the influence of learning motivation to self-reliance learning Islamic Religion on students  at SD Negeri14  Bengkulu  Selatan, third  to know  A simultaneous positive  influence  between  school  learning  environments and  learning motivation on the independence of learning Islamic Religious Education on students  at SD Negeri 14 Bengkulu Selatan. With correlation  coefficient between  X2 and Y equal to 0,787  which show strong correlation  and correlation  equal to 62,0%.  Thirdly, there is simultaneously an influence between  school learning environment and learning motivation toward self-reliance learning of Islamic Religious Education in SD Negeri 14 Bengkulu  Selatan  with correlation  coefficient between  X1 and  X2 together  to Y equal  to 0,808  which shows at very strong relation level with correlation  equal  to 65 , 4% and  Y regression  result of X1 and X2, regression  equation obtained Y = 5,498  + 0,229  + 0,627
Edukasi Teknik Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Desa Babatan Saudagar Ogan Ilir Putri, Zeolita Prabu; Putri, Eka; Sari, Melati Ireng; Zanita, Erlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1093

Abstract

Kegiatan ini berfokus pada program Pengabdian kepada Masyarakat oleh tim dosen Program Studi Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga di Desa Babatan Saudagar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengangkat program pendekatan penyuluhan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan tentang pentingnya pengolahan sampah rumah tangga. Materi disampaikan secara interaktif melalui slide, demonstrasi, dan praktik pengolahan sampah rumah tangga oleh peserta. Tim pengabdian juga menyerahkan satu set tempat sampah terpilah kepada Kepala Desa sebagai sarana edukasi lanjutan. Kegiatan diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari perangkat desa dan tokoh masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan motivasi masyarakat terhadap pengolahan sampah dan menjadi salah satu solusi untuk membentuk kebiasaan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Alumunium Foil (ALUFO) Sebagai Koagulan Tawas Dalam Pengolahan Air Rawa Putri, Rara Eka Dyla; Sari, Debi Anggun; Sari, Melati Ireng; Zanita, Erlina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13021

Abstract

Ketersediaan air bersih di daerah rawa Indonesia bermasalah karena sumber air, seperti air gambut, memiliki pH rendah dan kandungan kimia tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi penjernihan air rawa menggunakan koagulan tawas Al2(SO4)3 yang disintesis dari limbah aluminium foil kemasan makanan (AL). Tawas AL memiliki Rendemen 45% dan persentase konversi 80%. Tawas AL dan Tawas komersil (TK) diuji pada konsentrasi 5 g/L hingga 25 g/L. Secara organoleptik, baik TK maupun AL efektif menghilangkan bau dan membentuk endapan hijau, menandakan keberhasilan koagulasi. Pengolahan sangat efektif menurunkan Total Dissolved Solids (TDS) air baku dari 713,5 ppm menjadi 74 hingga 215 ppm, sehingga memenuhi baku mutu. Parameter oksigen terlarut menunjukkan sedikit penurunan seiring dengan peningkatan dosis tawas yaitu nilai DO dan %DO air baku sebesar 4,23 mg/L dan 46,9%, meskipun nilai DO terendah yaitu 4,09 mg/L masih tergolong rendah. Penurunan ini diyakini terkait dengan konsumsi oksigen selama reaksi kimia koagulasi atau proses oksidasi zat-zat yang diikat flok. Namun, penambahan tawas menyebabkan penurunan pH ekstrem dari pH 6 menjadi pH 4 di seluruh konsentrasi, sehingga tidak memenuhi baku mutu
Perbandingan Kinerja Koagulan Tawas Alumunium (Al) Dan Komersil Terhadap Kualitas Air Sumur : Studi Efek Variasi Konsentrasi Pada Nilai pH, Konduktivitas , TDS dan DO Sari, Debi Anggun; Putri, Rara Eka Dyla; Sari, Melati Ireng; Zanita, Erlina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13020

Abstract

Penelitian ini membandingkan kinerja koagulan tawas laboratorium (AL) dan tawas komersial (TK) terhadap kualitas air sumur (pH awal 6,4; TDS 156,4 ppm). Pengujian dilakukan dengan variasi konsentrasi tinggi (2,5–25 g/l) untuk mengukur parameter pH, konduktivitas, Total Dissolved Solids (TDS), dan Dissolved Oxygen (DO). Hasil menunjukkan kedua koagulan memiliki kinerja serupa dalam penjernihan dengan dosis optimal 10 g/l, namun gagal menghilangkan bau parit. Secara kimiawi, peningkatan konsentrasi tawas menyebabkan penurunan pH drastis hingga 4,0 akibat reaksi hidrolisis, sehingga tidak memenuhi baku mutu sanitasi. Penurunan TDS optimal terjadi pada dosis 5 g/l (mencapai 30 ppm), namun dosis di atas itu justru meningkatkan nilai TDS dan konduktivitas secara linear akibat akumulasi ion sisa elektrolit Al3+ dan SO42-. Secara keseluruhan, rentang dosis yang diuji dikategorikan sebagai overdose (restabilisasi), yang berdampak buruk pada keseimbangan kimia air. Direkomendasikan penggunaan dosis dalam orde mg/l untuk menjaga kualitas air sesuai standar kesehatan