Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap analisis perbedaan pemanfaatan wakaf di Universitas Global, yaitu Universitas Al-Azhar dan Oxford, dibandingkan dengan Universitas di Indonesia. Perbedaan ini sangat relevan untuk dikaji karena menunjukkan kontras yang signifikan dalam struktur pengelolaan wakaf, yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan dan kualitas pendidikan. Studi sebelumnya sebagian besar terfokus pada pengelolaan wakaf dalam konteks Islam, namun kurang membahas perbandingan antara institusi pendidikan tinggi secara global dengan lokal. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana perbedaan struktur dan tujuan pemanfaatan dana wakaf mempengaruhi keberlanjutan pendidikan di ketiga institusi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan perbandingan data sekunder yang mengkaji pengelolaan wakaf di Universitas Al-Azhar, Oxford dan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa universitas global mengelola dana wakaf dengan struktur profesional yang berfokus pada investasi jangka panjang untuk riset, beasiswa, dan pengembangan kampus, sementara universitas di Indonesia lebih mengutamakan kebutuhan operasional. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas manajerial dan transparansi dalam pengelolaan wakaf universitas di Indonesia agar dapat mendukung keberlanjutan pendidikan secara lebih efektif. Rekomendasi dari penelitian ini adalah penguatan profesionalitas pengelolaan wakaf universitas di Indonesia serta adaptasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Copyrights © 2026