Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta menganalisis kebutuhan pengembangan layanan karier berdasarkan perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 108 siswa SMK di Kota Makassar, yang dipilih melalui teknik sampling purposif. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,860). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, termasuk frekuensi, persentase, rata-rata, dan simpangan baku. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan siswa termasuk dalam kategori sedang (69,4%), dengan kecenderungan yang lebih tinggi pada aspek visualisasi dibandingkan dengan kejelasan mental dan jenis pekerjaan. Jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki cenderung memiliki tingkat kesadaran diri terhadap pekerjaan masa depan yang lebih tinggi daripada siswa perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih memerlukan penguatan dalam perencanaan karier, khususnya terkait kejelasan identitas dan arah karier. Oleh karena itu, pengembangan layanan bimbingan dan konseling karier yang berbasis kebutuhan, sistematis, dan sensitif gender diperlukan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa sekolah menengah kejuruan.
Copyrights © 2026