Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan waktu siswa di SMAIT Daarul Ilmi Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan waktu siswa dilakukan secara terintegrasi melalui lima pendekatan utama, yaitu penegakan aturan, pembiasaan disiplin, keteladanan, penerapan reward dan punishment, serta monitoring dan evaluasi berbasis data. Penegakan aturan yang konsisten menciptakan kepastian perilaku, sementara pembiasaan melalui rutinitas harian mendorong internalisasi nilai disiplin. Keteladanan kepala sekolah dan guru menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku siswa. Selain itu, sistem reward dan punishment berfungsi sebagai penguatan perilaku, sedangkan penggunaan data keterlambatan siswa memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan kedisiplinan waktu siswa dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, konsisten, dan berbasis nilai serta data, sehingga mampu menciptakan budaya disiplin yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Kata Kunci: kedisiplinan waktu siswa; strategi kepala sekolah; kepemimpinan pendidikan; budaya disiplin; manajemen sekolah
Copyrights © 2025