Pemikiran moderasi beragama K.H. Hasyim Asy'ari memberikan panduan yang berharga untuk menjalani agama dengan cara yang seimbang, toleran, dan bebas dari sikap intoransi. penerapan prinsip moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari dan pendidikan dapat memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi pemikiran moderasi beragama K.H. Hasyim Asy’ari bagi keberaagamaan masyarakat Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskrptif. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara kepada pimpinan, pengurus, santri serta alumni Pondok Pesatren Al Hikmah. Hasilnya adalah nilai-nilai moderasi beragama yang diwarisi oleh K.H. Hasyim Asy'ari mengenai konsep tasamuh, tawasuth, tamazun sangat membantu dalam menjalani kehidupan sehari hari. Pemikiran moderasi beragama K.H Hasyim Asy'ari hingga saat ini masih sangat relevan untuk dijadikan pedoman masyarakat Bandar Lampung yang hidup ditengah keberagamaan. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah Moderasi beragama penting dalam mencegah sikap intoleran yang sering kali muncul akibat pemahaman agama yang sempit dan fanatik. Rekomendasi pada penelitian berikutnya adalah menggali bagaimana prinsip moderasi beragama K.H. Hasyim Asy'ari dapat diadaptasi dalam konteks media sosial dan komunikasi digital serta implikasinya terhadap kehidupan publik.
Copyrights © 2024