Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya nilai karakter pada remaja akibat pengaruh lingkungan dan perkembangan teknologi, yang juga terlihat pada santri baru dalam proses adaptasi di pesantren. Salah satu upaya pembinaan karakter yang dilakukan adalah melalui kegiatan dzikir dan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Al Jailani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat karakter santri baru, kualitas pelaksanaan dzikir pembacaan manaqib, serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Assalafi Miftahul Huda Ngroto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Korelasi. Subjek penelitian adalah 44 santri baru. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karakter santri baru berada pada kategori sangat baik dengan persentase 84,1% dan nilai rata-rata 37,11; (2) kualitas pelaksanaan dzikir pembacaan manaqib berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 35,80; dan (3) terdapat pengaruh signifikan antara dzikir pembacaan manaqib terhadap karakter santri, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, koefisien korelasi sebesar 0,729 (hubungan sedang), serta kontribusi sebesar 53,2%., dapat disimpulkan bahwa dzikir pembacaan manaqib memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter santri baru. Kegiatan ini selain meningkatkan aspek spiritual, juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, serta kesadaran beribadah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis kegiatan keagamaan di lingkungan pesantren serta menjadi bahan pertimbangan bagi pengasuh dan pendidik dalam meningkatkan pembinaan karakter santri melalui kegiatan spiritual yang terstruktur dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026